Warga Palestina antri mengambil makanan yang dimasak di Dapur Amal, di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Senin (28/04/2025). (Reuters/Mahmoud Issa)
Advertisement
Stok makanan yang kian menipis di Jalur Gaza memperparah kelaparan di wilayah Gaza Palestina di tengah perang Israel yang menghancurkan, kata UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina pada Minggu, (27/04/2025). "Hampir 3 ribu truk bantuan UNRWA bersiap memasuki Gaza," kata UNRWA. Namun distribusi tidak bisa dilakukan karena daerah tersebut dikepung pasukan zionis Israel.
Advertisement
Sejak 2 Maret, Israel telah menutup pintu penyeberangan ke Gaza sehingga bantuan makanan, medis, dan bantuan kemanusiaan tidak bisa masuk, sehingga memperparah bencana kemanusiaan, menurut laporan pemerintah dan organisasi-organisasi HAM dan internasional.
Warga Palestina antri mengambil makanan yang dimasak di Dapur Amal, di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Senin (28/04/2025). Reuters/Mahmoud Issa
Warga Palestina antri mengambil makanan yang dimasak di Dapur Amal, di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Senin (28/04/2025). Reuters/Mahmoud Issa
Warga Palestina antri mengambil makanan yang dimasak di Dapur Amal, di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Senin (28/04/2025). Reuters/Mahmoud Issa
Warga Palestina antri mengambil makanan yang dimasak di Dapur Amal, di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Senin (28/04/2025). Reuters/Mahmoud Issa
Warga Palestina antri mengambil makanan yang dimasak di Dapur Amal, di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Senin (28/04/2025). Reuters/Mahmoud Issa
Warga Palestina antri mengambil makanan yang dimasak di Dapur Amal, di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Senin (28/04/2025). Reuters/Mahmoud Issa
Warga Palestina antri mengambil makanan yang dimasak di Dapur Amal, di Beit Lahiya, Jalur Gaza utara, Senin (28/04/2025). Reuters/Mahmoud Issa
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.