Fakta Menarik: 26 Delegasi UP Hadiri Konferensi Internasional, Perkuat Kolaborasi UP Thailand di Kancah Global
Universitas Pancasila (UP) dan Rajamanggala University of Technology Krungthep Thailand menjalin Kolaborasi UP Thailand dalam konferensi internasional, membuka peluang riset dan pendidikan global.
Universitas Pancasila (UP) telah mengukuhkan komitmennya dalam kancah akademik internasional melalui kolaborasi strategis dengan Rajamanggala University of Technology Krungthep, Thailand. Kerja sama ini diwujudkan dalam sebuah konferensi internasional yang menjadi wadah penting bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara. Acara ini bertujuan untuk bertukar gagasan inovatif, mempresentasikan hasil penelitian terkini, serta membangun jejaring kerja sama yang kuat di masa depan.
Rektor Universitas Pancasila, Prof. Adnan Hamid, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak Rajamanggala University of Technology Krungthep. Menurutnya, konferensi ini bukan sekadar forum untuk menyampaikan ide dan riset, melainkan juga momentum krusial. Ini adalah kesempatan emas untuk memperkuat hubungan dan kerja sama strategis yang saling menguntungkan antara kedua institusi pendidikan tinggi tersebut.
Dalam kesempatan berharga ini, Universitas Pancasila mengirimkan delegasi berjumlah 26 orang peserta, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum. Kehadiran delegasi ini menegaskan dedikasi UP untuk aktif berpartisipasi dalam forum akademik global. Langkah ini juga membuka pintu kolaborasi yang lebih luas di berbagai bidang, termasuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Memperkuat Jaringan Akademik Global
Kolaborasi antara Universitas Pancasila dan Rajamanggala University of Technology Krungthep menandai langkah signifikan dalam memperkuat jaringan akademik global. Inisiatif ini memungkinkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang berharga antara dua institusi dari negara berbeda. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di kedua belah pihak.
Partisipasi aktif delegasi Universitas Pancasila, khususnya dari Program Doktor Ilmu Hukum, menunjukkan fokus UP pada pengembangan keilmuan yang relevan secara internasional. Mereka membawa perspektif unik dan hasil penelitian terbaru ke forum tersebut. Hal ini memperkaya diskusi dan membuka peluang untuk proyek penelitian bersama di masa mendatang.
Melalui konferensi ini, kedua universitas berharap dapat menciptakan ekosistem akademik yang lebih dinamis dan inklusif. Ini akan memungkinkan para peneliti dan mahasiswa untuk berinteraksi dengan rekan-rekan dari latar belakang budaya dan keilmuan yang beragam. Jaringan yang terbentuk diharapkan dapat mendorong inovasi dan solusi untuk tantangan global.
Peran Penting Hukum Internasional dan Kerjasama Strategis
Dalam konferensi tersebut, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Prof. Edy Pratomo, turut hadir sebagai invited speaker. Beliau menyoroti pentingnya implementasi hukum internasional dalam konteks global saat ini. Prof. Edy Pratomo menekankan bahwa hukum internasional berfungsi sebagai peraturan bersama dan landasan kepastian hukum yang esensial.
"Sangat penting implementasi hukum internasional sebagai peraturan bersama dan sebagai kepastian hukum dalam tatanan global dan kestabilan ekonomi," kata Prof. Edy Pratomo. Pernyataan ini menegaskan relevansi studi hukum dalam menjaga stabilitas dan mempromosikan kerja sama antarnegara. Ini juga menunjukkan bagaimana Kolaborasi UP Thailand dapat berkontribusi pada pemahaman isu-isu global.
Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Pancasila, Prof. Agus Surono, juga menambahkan bahwa bentuk kolaborasi yang diharapkan akan dikembangkan sangat beragam. Ini mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, pelaksanaan penelitian bersama, pendampingan bimbingan akademik, hingga berbagai aktivitas kolaboratif lainnya. Dengan langkah-langkah ini, Universitas Pancasila secara konsisten menegaskan perannya dalam membangun jejaring internasional yang berorientasi pada penguatan mutu pendidikan dan penelitian.
- **Bentuk Kolaborasi yang Diharapkan:**
- Pertukaran dosen dan mahasiswa
- Penelitian bersama
- Pendampingan bimbingan akademik
- Aktivitas kolaboratif lainnya
Sumber: AntaraNews