LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Epidemiolog Kritik Kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru Tak Berbasis Data

"Kondisi pandemi tertangani sampai pelonggaran level 1, kok ada kebijakan PPKM level 3 selama Nataru. Tidak sama sekali (berbasis data transmisi Covid-19 di masyarakat)," katanya, Rabu (24/11).

2021-11-24 11:32:20
PPKM
Advertisement

Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono mengkritisi kebijakan pemerintah yang menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Kebijakan ini dinilai paranoid karena tidak berbasis data transmisi Covid-19 di masyarakat.

"Kondisi pandemi tertangani sampai pelonggaran level 1, kok ada kebijakan PPKM level 3 selama Nataru. Tidak sama sekali (berbasis data transmisi Covid-19 di masyarakat)," katanya, Rabu (24/11).

Menurut Pandu, publik tidak peduli dan cenderung tak percaya dengan kebijakan pemerintah. Sebab, kebijakan yang dikeluarkan tidak merujuk pada indikator epidemiologi.

Advertisement

"Indikator epidemiologi tidak dipakai lagi untuk menetapkan kebijakan yang sifatnya parno," ujarnya.

Indikator epidemiologi yang dimaksud di antaranya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, kasus kematian, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman juga mengkritisi hal serupa. Menurutnya, PPKM level 3 bukan strategi utama dalam mengendalikan Covid-19.

Advertisement

Strategi utamanya justru 3T (testing, tracing, treatment), vaksinasi, dan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan).

"Kalau 3T, vaksinasi, 5M tidak konsisten, tidak kuat, ya (PPKM level 3 saat Nataru) enggak berdampak," kata Dicky.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung ini berpendapat, seharusnya pemerintah menerapkan PPKM sesuai kondisi transmisi Covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru. Misalnya, jika daerah tersebut masuk kategori transmisi Covid-19 level 2, maka harus menerapkan PPKM level 2.

"Kalau disamaratakan semua, apa kompensasinya untuk daerah yang sudah bersusah payah masyarakat dengan semua pihak termasuk sektor lainnya yang mengarah ke PPKM level 1 yang betul-betul terkendali?" tutupnya.

Kebijakan PPKM Level 3 selama Natal dan Tahun Baru:

Salinan inmendagri no 62 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan covid 2019 pada saat natal tahun 2021 dan tahun baru tahun 2022 from merdekacom

Baca juga:
Pemprov DKI Masih Kaji Penerapan Ganjil Genap Saat PPKM Level 3 Natal dan Tahun Baru
PPKM Level 3 saat Nataru, Masyarakat Dilarang Mudik dan Masuk ke RI Diperketat
Isi Inmendagri untuk Pencegahan Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru
Aturan Tempat Wisata saat PPKM Level 3 pada Libur Natal dan Tahun Baru
PPKM Level 3 saat Nataru, Petugas Harus Siaga Bencana dan Cegah Kerumunan
PPKM Level 3 Periode Nataru: Sekolah Dilarang Libur Khusus
PPKM Level 3 saat Nataru, Mal Dilarang Bikin Event dan Tutup Jam 22.00


(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.