DLHK Gorontalo Perkuat Pengawasan Hutan dengan Pelatihan SMART Patrol bagi Polhut
Dinas LHK Gorontalo melatih Polhut KPH se-Gorontalo menggunakan aplikasi SMART Patrol untuk pengawasan hutan yang lebih transparan dan berbasis data. Bagaimana inovasi ini akan menjaga kelestarian hutan?
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan penting bagi para Polisi Hutan (Polhut) di seluruh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) se-Gorontalo. Pelatihan ini berfokus pada penggunaan aplikasi canggih bernama SMART Patrol, sebuah inovasi untuk pengawasan hutan.
Kegiatan intensif ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 15 hingga 16 November 2025, bertempat di Kota Gorontalo. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari implementasi program Results-Based Payment (RBP) Redd+ Green Climate Fund Output 2 Provinsi Gorontalo.
Tujuannya sangat jelas, yakni memperkuat kemampuan teknis Polhut dalam patroli dan pengelolaan data lapangan. Hal ini dilakukan demi mewujudkan sistem pengawasan kawasan hutan yang lebih transparan, efektif, dan berbasis pada data akurat.
Meningkatkan Efektivitas Pengawasan Hutan dengan SMART Patrol
Fayzal Lamakaraka, Kepala Dinas LHK Provinsi Gorontalo, menjelaskan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari implementasi RBP Redd+ Green Climate Fund Output 2. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan melalui kerja sama dengan BDLH dan Wahana Mitra Mandiri.
Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan teknis staf KPH dalam patroli dan pengelolaan data lapangan menggunakan SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool) Patrol. Dengan demikian, sistem pengawasan kawasan hutan diharapkan menjadi lebih transparan dan berbasis data yang akurat.
Fayzal menekankan pentingnya inovasi ini. "Penerapan SMART Patrol menjadi langkah baru bagi Gorontalo memperkuat upaya perlindungan hutan. Kita harus memahami konsep dasar aplikasi SMART, sehingga penerapannya bisa berjalan baik," ujarnya.
Ia juga mengajak semua pihak terkait untuk meningkatkan koordinasi dan konsistensi dalam patroli lapangan. Dengan demikian, kegiatan pengamanan dan pemantauan kawasan hutan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang optimal.
Komitmen Terhadap Pembangunan Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau
Program pelatihan SMART Patrol ini bukan hanya sekadar peningkatan kapasitas teknis, melainkan juga merupakan bagian dari misi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Misi tersebut bertujuan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengembangan ekonomi hijau di Provinsi Gorontalo.
Komitmen pemerintah provinsi terhadap isu lingkungan sangat kuat. Fayzal menegaskan, "Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan kegiatan hari ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah provinsi Gorontalo dalam mendukung upaya penurunan emisi gas rumah kaca dan penggunaan lahan yang berkelanjutan."
Pelatihan ini memastikan seluruh staf KPH memahami cara menggunakan aplikasi SMART secara efektif. Ini mencakup perencanaan jalur patroli, pencatatan titik kejadian, hingga analisis hasil patroli yang komprehensif.
Kepala Dinas LHK berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. "Saya ingin peserta jangan menyia-nyiakan kesempatan ini, karena dengan aplikasi SMART Patrol ini dapat meningkatkan pengawasan kawasan hutan dan mempercepat pengambilan keputusan," tambah Fayzal.
Dukungan Ahli untuk Pengawasan Hutan yang Optimal
Untuk memastikan kualitas pelatihan, acara ini menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya. Mereka berasal dari berbagai institusi kredibel, seperti BPKH Wilayah XV Gorontalo dan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.
Selain itu, akademisi dari bidang kehutanan juga turut berkontribusi sebagai narasumber. Kehadiran para ahli ini menunjukkan keseriusan DLHK Gorontalo dalam membekali Polhut dengan pengetahuan dan keterampilan terbaik untuk menjaga kelestarian hutan.
Sumber: AntaraNews