DJKN Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Layanan Lelang DJKN Melalui Lelang Fun Run 2025
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) berkomitmen meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan lelang DJKN melalui Lelang Fun Run 2025, memperkenalkan platform digital lelang.go.id kepada masyarakat.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menegaskan komitmennya untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam layanan lelang. Hal ini bertujuan membangun pemahaman publik mengenai mekanisme lelang yang modern dan terpercaya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, DJKN baru-baru ini menggelar acara Lelang Fun Run 2025 bertajuk "Run, Bid, and Win" di Jakarta. Kegiatan ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat secara langsung tentang proses lelang.
Acara yang berlangsung pada Minggu (23/11) ini berhasil menarik sekitar 800 peserta. Mereka diajak untuk mengenal lebih dekat platform lelang digital lelang.go.id yang aman dan diawasi oleh pejabat berwenang.
Edukasi Publik Melalui Lelang Fun Run 2025
DJKN menyelenggarakan Lelang Fun Run 2025 sebagai kampanye publik yang informatif. Kegiatan ini mengusung konsep "lari sambil belajar lelang" untuk mendekatkan masyarakat dengan layanan lelang DJKN.
Ajang lari sepanjang 5 kilometer ini dimulai dan berakhir di area Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Melalui kegiatan ini, DJKN berupaya memperkenalkan platform jual-beli resmi lelang.go.id.
Para peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga mengikuti sesi lelang daring melalui lelang.go.id. Berbagai barang menarik seperti sepatu lari dan jam tangan ditawarkan dengan harga pembuka mulai Rp300.000.
Pelelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta V, Ranisa Astria, turut memberikan sosialisasi lelang. Ia juga menetapkan pemenang lelang virtual dan menyelenggarakan lelang konvensional untuk pengalaman komprehensif.
Membangun Kepercayaan pada Platform Lelang Digital
Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban, menyatakan bahwa lelang telah berevolusi menjadi platform jual-beli yang modern dan aman. Seluruh proses dalam layanan lelang DJKN kini dilakukan secara digital dan transparan.
"Saat ini, lelang telah berkembang menjadi platform jual-beli yang modern, aman, dan terpercaya. Seluruh proses dilakukan secara digital, transparan, dan diawasi oleh pejabat yang berwenang," kata Rionald Silaban.
Masyarakat tidak perlu ragu menggunakan lelang sebagai sarana memperoleh barang dengan mekanisme yang adil dan terbuka. Pengawasan ketat oleh pejabat berwenang menjamin integritas setiap transaksi lelang.
Platform lelang.go.id menjadi garda terdepan dalam upaya DJKN. Ini memastikan setiap tahapan lelang dapat diakses dan dipantau oleh publik, sesuai prinsip akuntabilitas yang dijunjung tinggi.
Peran Lelang dalam Pemulihan Aset Negara
Selain sebagai platform jual-beli, lelang juga berperan vital dalam memaksimalkan asset recovery atau pemulihan aset. Terutama dari hasil tindak pidana, seperti korupsi.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya melalui hukuman badan. Namun juga memastikan negara memperoleh kembali aset yang hilang, salah satunya melalui mekanisme lelang.
Data menunjukkan efektivitas lelang dalam pengembalian aset. Selama semester I 2025, KPK telah mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp84,1 miliar ke kas negara melalui lelang.
Rincian pengembalian tersebut meliputi Rp13 miliar pada Januari-Februari, Rp42,3 miliar pada Maret, dan Rp28,8 miliar pada Juni. Ini menunjukkan kontribusi signifikan layanan lelang DJKN dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi.
Sumber: AntaraNews