Demo di DPRD Jabar Sempat Memanas, Massa Lempar Botol dan Petasan
Situasi terkini, massa sudah tak berada lagi di depan gedung dewan. Namun begitu, aparat kepolisian dan TNI masih berjaga.
Mahasiswa dan elemen masyarakat berpakaian hitam menggelar demo di depan Kantor DPRD Jabar pada Senin (15/6) sore. Dari pantauan, aparat kepolisian sempat bersitegang dengan massa.
Hal itu bermula ketika massa ada yang melempar botol dan meledakkan petasan ke arah polisi yang berjaga di depan gedung dewan.
Polisi kemudian sempat memberi peringatan agar massa tetap tenang. Barisan polisi pun melangkah maju mendekati massa.
"Tenang, sampaikan aspirasi dengan tertib," kata salah seorang petugas kepolisian.
Kemudian, massa terlihat sempat kocar-kacir ke arah Jalan Trunojoyo ataupun Jalan Ariajipang. Situasi yang memanas itu tak berlangsung lama. Massa lalu kembali ke barisannya dan berjalan membubarkan diri dari depan gedung dewan.
"Tenang, tenang, kembali ke kelompoknya," ujar mahasiswa.
Polisi dan TNI Masih Berjaga
Situasi terkini, massa sudah tak berada lagi di depan gedung dewan. Namun begitu, aparat kepolisian dan TNI masih berjaga. Jalan Diponegoro pun masih ditutup dan tak dapat dilintasi kendaraan.
Sebagaimana diketahui, terdapat sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam demo itu. Tuntutan pertama yaitu mendesak Presiden, Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menghentikan program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Kemudian, tuntutan kedua yakni mendesak agar Prabowo melakukan efisiensi anggaran dengan tidak terlalu sering bepergian ke luar negeri.
Selanjutnya, isu yang jadi sorotan yaitu soal potensi lahirnya kembali dwifungsi TNI dan Polri. Selain itu, massa juga mendesak agar kondisi ekonomi segera diperbaiki.