Dartam pernah 3 kali kabur dari pasungan dengan cara menggali tanah
Karena percobaan kabur tersebut, membuat warga desanya kemudian membuat gubuk baru sebanyak tiga kali.
Dartam (60) Warga Desa Pageraji Kecamatan Cilongok Banyumas Jawa Tengah yang mengalami depresi karena cintanya ditolak, ternyata pernah mencoba untuk kabur dari tempat pasungannya. Percobaan tersebut dilakukan sebanyak dua kali dengan menggali tanah.
"Ini sebenarnya sudah tiga kali gubuknya dibuat. Karena sebelumnya, dia pernah mencoba kabur dengan cara menggali tanah dari dalam gubuknya," ucap adik ipar Dartam, Sukardi saat ditemui di rumahnya, Jumat (27/11).
Sukardi mengatakan, karena percobaan kabur tersebut, membuat warga desanya kemudian membuat gubuk baru sebanyak tiga kali. Diakuinya, lahan gubuk tersebut berada di tanah miliknya.
"Gubuk itu yang bikin warga sini. Supaya nggak kabur lagi, alasnya dikasih anyaman bambu agar tidak bisa menggali tanah," ucapnya.
Pria di Banyumas dipasung selama 24 tahun ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno
Adik Dartam, Karsiwen mengatakan kakaknya sejak tahun 1991 sudah dipasung dalam gubuk berukuran tinggi 1,5 meter dengan lebar satu meter dan panjang 1,5 meter. "Selama di gubuk itu, untuk makannya setiap hari dari kami," ucapnya.
Selama 21 tahun, Karsiwen membersihkan gubuk tempat Dartam setiap harinya. "Bagaimanapun juga, dia adalah kakak saya," ujarnya.
Baca juga:
24 Tahun hidup dipasung, Dartam akhirnya dibawa ke RSUD Banyumas
Alih fungsi bikin babi hutan serang kebun warga di Banyumas
Ratusan benda cagar budaya di Banyumas terancam kelestariannya
Puluhan mahasiswa Purwokerto demo dukung buruh mogok nasional
Kisah miris Dartam, gara-gara cinta membuatnya dipasung 24 tahun