24 Tahun hidup dipasung, Dartam akhirnya dibawa ke RSUD Banyumas
Merdeka.com - Dartam (60), warga Desa Pageraji Kecamatan Cilongok Banyumas Jawa Tengah yang dipasung selama 24 tahun, akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, Jumat (27/11). Saat pemindahan tersebut, Dartam tidak melakukan perlawanan dan sempat bertanya kepada petugas yang membawanya.
Awalnya, Dartam, yang hanya bisa duduk dalam bangunan mirip kandang ayam tersebut, sempat tidak mau dievakuasi oleh petugas. "Saya mau dibawa kemana pak? Saya di sini saja," kata Dartam, kepada petugas yang akan membawanya ke dalam ambulance puskesmas Cilongok.
Kemudian petugas dari Puskesmas Cilongok, dan petugas Babinsa Pageraji membujuk Dartam agar mau dievakuasi. "Ikut jalan-jalan yuk ke Banyumas cari obat," ujar petugas tersebut.
Akhirnya Dartam mau dibawa petugas. Namun, Dartam harus dipapah ke sebuah bangku plastik dan diangkat ke ambulance lantaran tidak mampu berdiri lagi.
Sementara itu, adik Dartam, Karsiwen berharap kakaknya bisa diobati di RSUD Banyumas. "Semoga kakak saya bisa diobati dan kembali ke rumah," ucap Karsiwen, setelah sang kakak dibawa menggunakan ambulance menuju RSUD Banyumas.
Rencananya, Dartam akan mendapatkan perawatan di ruang Sakura yang memang khusus bagi pasien berkebutuhan khusus di rumah sakit tersebut. Sebelumnya, Bupati Banyumas, Achmad Husein berjanji akan membantu perawatan Dartam.
"Saya akan bantu perawatan di rumah sakit jiwa," katanya melalui pesan singkat kepada wartawan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya