Cara Mudah Bedakan Uang Palsu dan Asli
Masyarakat perlu waspada dan harus mampu membedakan uang asli dan palsu untuk menghindari kerugian finansial.
Mantan artis drama kolosal berinisial SKW (41) ditangkap polisi. Dia kedapatan mengedarkan uang palsu pecahan Rp100.000. Dari tangan SKW, polisi menyita uang palsu senilai Rp200juta.
Sementara di kawasan Perumahan Griya Melati 1, Kelurahan Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor, polisi menemukan pabrik uang palsu berskala besar.
Dari lokasi tersebut, polisi menyita temuan fantastis lebih dari Rp3,3 miliar uang palsu dalam berbagai tahap produksi. Dengan beragam temuan itu, peredaran uang palsu masih menjadi ancaman di Indonesia.
Masyarakat perlu waspada dan harus mampu membedakan uang asli dan palsu untuk menghindari kerugian finansial.
Ada metode paling umum dan efektif untuk membedakan uang asli dan palsu. Metode tersebut adalah Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Dilihat
Perhatikan warna dan desain uang. Uang asli memiliki warna cerah, tajam, dan detail gambar yang jelas. Uang palsu cenderung kusam dan warnanya tidak rata.
Periksa gambar pahlawan, ornamen, dan logo Bank Indonesia (BI) dengan teliti. Pada uang pecahan Rp50.000 dan Rp100.000, perhatikan benang pengaman yang berubah warna jika dilihat dari sudut berbeda.
Cari juga angka atau tulisan tersembunyi yang berubah warna.
Diraba
Uang asli memiliki tekstur kertas yang lebih kasar dan tebal. Rasakan cetakan timbul (intaglio) pada gambar dan angka-angka tertentu; uang asli akan terasa agak menonjol.
Perhatikan juga kode khusus untuk tunanetra yang dapat dirasakan dengan meraba bagian tertentu dari uang.
Diterawang
Arahkan uang ke sumber cahaya. Uang asli akan menunjukkan tanda air berupa gambar pahlawan yang jelas.
Perhatikan juga gambar tersembunyi (misalnya, logo BI atau angka) yang hanya terlihat saat diterawang.
Beberapa pecahan uang memiliki logo rectoverso (gambar tersembunyi berlambang BI) yang terlihat saat diterawang.
Ciri Tambahan
Selain metode 3D, beberapa ciri tambahan seperti bahan kertas, bau, dan tinta juga perlu diperhatikan. Uang asli terbuat dari kertas khusus dengan serat kapas, lebih kuat dan tidak mudah sobek.
Uang asli juga memiliki bau khas yang sulit ditiru. Kemudian, tinta pada uang asli lebih tahan lama dan tidak mudah luntur.
Jika menemukan uang diduga palsu, jangan gunakan untuk bertransaksi. Laporkan kepada pihak berwenang (kepolisian atau Bank Indonesia) untuk penyelidikan lebih lanjut.