Capai Ratusan Juta Rupiah, Segini Komisi Pelaku Phising Modus SMS Blast E-Tilang Palsu
BAP menerima total 53.000 USDT atau sekitar Rp890 juta sebanyak 142 transaksi sejak Februari 2025 dan Januari 2026.
Sebanyak empat tersangka kasus phising dengan modus SMS Blast e-tilang palsu, mendapatkan komisi rutin dari hasil pengoperasiannya tersebut.
Direktur Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, mengunkapkan bahwa para pelaku mendapatkan komisi dalam bentuk kripto.
"Sebagai imbalan atas pekerjaan mereka dalam mengoperasikan SIM boks tersebut, 25 juta sampai dengan 4.000 USDT atau sekitar Rp67 juta bergantung dari banyaknya SIM boks yang dioperasionalkan," jelas Himawan dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (25/2).
Berikut rincian komisi yang didapat:
- BAP menerima total 53.000 USDT atau sekitar Rp890 juta sebanyak 142 transaksi sejak Februari 2025 dan Januari 2026.
- RW menerima total 42.300 USDT atau sekitar Rp700 juta sebanyak 114 transaksi sejak Juli 2025 sampai dengan Januari 2026.
- FN menerima total 14.100 USDT atau sekitar Rp235 juta sebanyak 61 transaksi sejak Juli 2025 sampai dengan Januari 2026.
- WTP menerima total 32.700 USDT atau sekitar Rp530 juta sebanyak 43 transaksi sejak September 2025 sampai dengan Januari 2026.
Para pelaku menukarkan komisi tersebut ke mata uang rupiah secada rutin.
Dalam menjalankan SIM boks tersebut, para pelaku menggunakan kartu SIM yang sudah teregistrasi dengan NIK dan data warga negara Indonesia.
"Kartu SIM ini didapatkan dari tersangka RJ," tuturnya.
Hingga kini, penyidik telah mengamankan barang bukti dari masing-masing pelaku, mulai dari puluhan PC, router, SIM boks, handphone, hingga ratusan kartu SIM.
Rincian barang bukti dari tersangka:
- WTP: 2 unit mini PC, 2 unit CPU rakitan, 2 unit router, dan 24 unit modem pool (SIM boks) untuk menyebarkan SMS atau SMS blasting, 11 unit handphone, 52 boks kartu SIM operator, dan satu buah kartu identitas.
-FN: 8 unit PC, 1 unit router, 7 unit modem pool atau SIM boks untuk menyebarkan SMS, 2 unit handphone, 2 kartu SIM operator.
Perangkat Keras Komputer
-RW: 10 unit PC, 1 unit laptop, 2 unit handphone, 1 router.
-BAP: 4 unit PC, 50 unit handphone, 92 boks kartu SIM operator, 10 unit modem pool.
-RJ: 4 unit handphone, lebih dari 100 kartu SIM operator, 2 memory card.