BPBD OKU Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Ogan, Imbau Warga Waspada Arus Deras
Tim BPBD OKU berhasil mengevakuasi seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang menjadi korban tenggelam di Sungai Ogan Desa Tanjung Dalam, Minggu (21/6). Peristiwa nahas ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di.
Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengevakuasi seorang anak perempuan yang tenggelam di Sungai Ogan. Insiden tragis ini terjadi di kawasan Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Lubuk Batang, Sumatera Selatan.
Korban bernama Kimora, berusia sembilan tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (21/6). Kejadian nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban diduga terpeleset saat mandi di sungai dan terbawa arus deras Sungai Ogan. Warga sekitar sempat berupaya menolong, namun korban hilang sebelum ditemukan satu jam kemudian.
Kronologi Penemuan Korban Tenggelam Sungai Ogan
Kejadian bermula saat Kimora, anak perempuan berusia 9 tahun, dilaporkan tenggelam ketika sedang mandi di Sungai Ogan. Peristiwa ini terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Desa Tanjung Dalam. Warga yang menyaksikan insiden tersebut segera berupaya memberikan pertolongan pertama.
Namun, derasnya arus sungai membuat korban dengan cepat terbawa aliran air. Upaya pencarian dilakukan oleh warga sekitar menggunakan peralatan seadanya hingga akhirnya korban ditemukan berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi korban tenggelam.
Setelah satu jam pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Penemuan ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB atau satu jam setelah dilaporkan tenggelam.
Respons Cepat BPBD OKU dalam Evakuasi
Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait insiden ini. Segera setelah laporan diterima, personel BPBD OKU langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.
Personel BPBD OKU bekerja sama dengan warga setempat untuk mengangkat jasad korban dari sungai. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi medan. Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
“Saat ini korban sudah dievakuasi ke rumah duka di Desa Belatung, Kecamatan Lubuk Batang dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Januar Efendi. Penyerahan jenazah dilakukan untuk proses pemakaman lebih lanjut.
Imbauan Keselamatan di Perairan Sungai Ogan
Menyikapi insiden tenggelamnya Kimora, BPBD OKU menyampaikan imbauan serius kepada seluruh masyarakat. Januar Efendi menekankan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, khususnya di sungai dengan arus yang saat ini cukup deras.
Masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dan tidak lengah ketika berada di dekat sungai. Orang tua khususnya diimbau untuk mengawasi anak-anak mereka dengan ketat saat bermain di area sungai. Pencegahan adalah kunci untuk menghindari kejadian serupa.
“Kejadian ini harus kita jadikan pelajaran agar selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas seperti mandi di sungai guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” kata Januar Efendi. Kesadaran kolektif sangat dibutuhkan untuk menjaga keselamatan bersama, mengingat beberapa daerah di OKU rawan banjir dan tanah longsor, terutama yang dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan.
Sumber: AntaraNews