LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bareskrim periksa empat orang terkait peredaran vaksin palsu

Pemeriksaan itu dilakukan pada Minggu (3/7) kemarin.

2016-07-04 16:06:32
Vaksin palsu
Advertisement

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri memeriksa empat orang saksi dari rumah sakit yang ditengarai menerima pasokan vaksin palsu. Pemeriksaan itu dilakukan pada Minggu (3/7) kemarin.

"Yang dari pihak RS, ada empat orang diperiksa kemarin (3/7)," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya saat dihubungi wartawan, Senin (4/7).

Menurut Agung, belum ditemukan bukti adanya keterlibatan manajemen rumah sakit dalam praktik peredaran vaksin palsu untuk bayi ini. "Sementara ini, (dugaan keterlibatan) masih perorangan, bidan, perawat, ada mantan perawat juga ya," kata Agung.

Agung pun masih enggan mengungkap nama empat rumah sakit yang diduga berlangganan vaksin palsu. Agung beralasan lantaran masih dalam penyelidikan sehingga identitas pihak rumah sakit harus dirahasiakan.

Selain empat rumah sakit, kata dia, ada dua apotek dan satu toko obat di Jakarta yang disinyalir juga menggunakan vaksin palsu. "Ada dua apotek di Jatinegara (Jakarta Timur) dan satu toko obat," ujar dia.

Diketahui, hingga kini ada 18 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Kendati demikian, hanya 16 orang yang ditangkap karena dua orang lainnya masih di bawah umur.

Belasan tersangka itu memiliki peran masing-masing, di antaranya sebagai produsen vaksin palsu, pengumpul botol vaksin bekas, pembuat label vaksin, distributor, kurir hingga tenaga medis.

Baca juga:
Polisi tangkap distributor, total tersangka vaksin palsu 18 orang
Beredar daftar 37 rumah sakit & klinik memakai vaksin palsu
Di DKI, vaksin palsu banyak ditemukan di Jaktim
Ini alasan Polri tak ungkap RS dan apotek kedapatan vaksin palsu
Cegah vaksin palsu, DPR usul BPOM diberi kewenangan seperti BNN
Wabup Banyumas jamin wilayahnya bebas vaksin palsu
Kapolri sebut vaksin palsu beredar di 7 provinsi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.