LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bareskrim dalami keterlibatan rumah sakit di kasus vaksin palsu

"Kita harus petakan lagi sampai temukan end usernya," ujar Agung.

2016-06-29 17:36:29
Vaksin palsu
Advertisement

Bareskrim Mabes Polri terus mendalami kasus pembuatan dan perindustrian vaksin palsu di sejumlah daerah. Sebanyak 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya masih memburu pihak-pihak lain yang diduga ikut terlibat. Termasuk mendalami keterlibatan rumah sakit (RS) dalam kasus tersebut.

"Kita terus mendalami semua pihak yang harus bertanggungjawab dalam kasus ini, kita bisa minta pertanggungjawabannya," kata Agung di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/6).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan pemetaan untuk mengungkap kasus vaksin palsu tersebut. "Kita harus petakan lagi sampai temukan end usernya," ujarnya.

"Digunakan kepada siapakah vaksin palsu ini. Ini yang perlu kita lakukan untuk memetakan titik-titik mana yang dilakukan tindak lanjut dari kami, Kemenkes, dan BPOM," jelas dia.

Namun, dijelaskan Agung, dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka mengaku dari mulai produksi sampai kepada pemasaran vaksin palsu dilakukan secara individu.

"Dalam rantai produksi dan distribusi, mereka sendiri-sendiri. Mereka punya pasar sendiri, distributor sendiri, membuat sendiri, disupport oleh pensuplai botol sendiri, percetakan sendiri," tandas Agung.

Baca juga:
Wali Kota Banda Aceh pastikan RS pemerintah tak gunakan vaksin palsu
Wagub Jabar nilai pembuat vaksin palsu sama dengan pembunuh balita
KPAI desak pemerintah usut kasus vaksin palsu secara transparan
DPR desak Kemenkes umumkan rumah sakit pengguna vaksin palsu
Medan belum dinyatakan bebas vaksin palsu
13 Tahun vaksin palsu beredar, kinerja Kemenkes & BPOM dipertanyakan
2 Klinik di Semarang diduga jual vaksin BCG palsu

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.