Bandara Pondok Cabe hanya untuk pesawat ATR
Tidak akan ada jet blast seperti halnya terjadi di bandara komersil lain.
Bandara Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini akan dipersiapkan menjadi bandara komersil. Namun, pesawat yang akan berada di sana seluruhnya tidak akan menggunakan mesin jet. Hal itu dikatakan Djoko Murjatmodjo, Director of Operations & Engineering PT Angkasa Pura II.
"Ini kan nanti pesawatnya ATR, atau menggunakan baling-baling, tidak sama dengan mesin jet. Tingkat kebisingan relatif rendah, dorongan mesin pun tak sama dengan mesin jet," terang Djoko, Kamis (25/2).
Oleh karena itu, kata Djoko, tidak akan ada jet blast seperti halnya terjadi di bandara komersil lain. "Kami jelaskan, Bandara Pondok Cabe itu berbeda jauh dengan Bandara Soekarno-Hatta, trafficnya nanti empat sampai enam penerbangan dalam sehari," ujar Djoko.
Dia mengungkapkan, pihaknya baru mendapat tugas dari Kementerian Perhubungan pada dua pekan lalu. "Jadi kami juga baru dapat tugas dua minggu lalu, kami diminta mengelola Bandara Pondok Cabe, itu bandara kan punya pelita, kami baru rapat sekali, di situ (rapat ) ada TNI AU, Pertamina, Pelita, Airnav Indonesia dan pemerintah daerah Tangsel," ungkap Djoko.
Kata dia, dalam hal ini Kementerian Perhubungan akan membentuk dua tim. "Satu tim akan mengkaji ruang udara, satu lagi mengkaji bandara," terangnya.
Menurut Djoko, PT Angkasa Pura II telah mengirimkan tim-nya untuk melakukan inventarisir lokasi. Hal itu bertujuan untuk mengetahui apa saja yang kurang dari bandara yang akan menjadi bandara umum komersil tersebut.
"Sudah ada tim kami yang telah ke lokasi, tetapi laporan detailnya saya belum dapat. Sarana dan prasarana harus kita tahu, tetapi kalau dilihat landasan pacunya sudah bagus, kemudian nantinya kan Garuda juga jarang kan terbangnya," tuntasnya.
Baca juga:
Lion Air tunggu konsep Menhub Jonan soal Bandara Pondok Cabe
AP II ditunjuk jadi operator Bandara Pondok Cabe
Kemenhub belum terima pengajuan komersialisasi Bandara Pondok Cabe
Garuda Indonesia terbang 25 kali sehari dari Bandara Pondok Cabe
Menteri Rini ingin Pelita Air bisa terbang tinggi seperti Citilink
Tahun depan, Garuda Indonesia terbang dari Bandara Pondok Cabe
Garuda Indonesia bakal kelola Bandara Pondok Cabe milik Pertamina