Atalia Praratya Singgung MBG Sebelum Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK
Atalia menyindir anggaran Makan Bergizi Gratis yang diduga disunat dari Rp10 ribu menjadi Rp8 ribu.
Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya sempat mengungkapkan keprihatinannya atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum rumah suaminya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan tangkapan layar yang dilihat Liputan6.com, Selasa (11/3), Atalia menyindir anggaran Makan Bergizi Gratis yang diduga disunat dari Rp10 ribu menjadi Rp8 ribu. Tidak lama setelahnya, KPK melakukan penggeledahan rumah Ridwan Kamil di Bandung, Jawa Barat, terkait kasus korupsi Bank BJB.
“Gusti, sudah cuma 10 ribu, masih dikurangi," tulis Atalia di unggahan Instagram @ataliapr.
Korupsi BJB
Sementara itu, Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias RK menanggapi penggeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediamannya terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).
“Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB,” tutur RK dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (10/3).
Menurutnya, penyidik KPK datang dengan membawa surat resmi penggeledahan di rumahnya yang berada di kawasan Bandung, Jawa Barat.
“Tim KPK sudah menunjukan surat tugas resmi, dan kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung atau membantu tim KPK secara professional,” jelas dia.
RK enggan membahas lebih jauh perihal penanganan kasus BJB yang tengah bergulir di KPK. Termasuk urgensi atas penggeledahan di rumahnya.
“Hal-hal terkait lainnya kami tidak bisa mendahului tim KPK dalam memberikan keterangan, silakan insan pers bertanya langsung kepada tim KPK,” kata RK.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penggeledahan di rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan, penggeledahan tersebut berlangsung di Bandung, Jawa Barat.
"Betul (penggeledahan) terkait perkara BJB," tutur Setyo kepada wartawan.