26 Anak di Mandailing Natal diduga keracunan usai makan siomay
Anak-anak itu lemas, mual dan muntah hanya sekitar 1 jam setelah mengonsumsi siomay yang dijajakan seorang pria berinisial P (26).
Sebanyak 26 anak-anak di Desa Simpang Mandepo, Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, harus dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Mereka diduga keracunan setelah makan siomay.
Anak-anak itu lemas, mual dan muntah hanya sekitar 1 jam setelah mengonsumsi siomay yang dijajakan seorang pria berinisial P (26).
"Kejadiannya, Jumat (12/5) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Korban terdiri dari anak-anak yang diduga keracunan setelah mengonsumsi jajanan siomay," ungkap Kapolres Madina, AKBP Rudi Rifani, Sabtu (13/5).
Anak-anak yang diduga keracunan itu langsung dibawa orang tuanya ke Puskesmas Pakantan dan bidan yang ada di Desa Simpang Mandepo. Petang harinya, mereka dibawa ke Puskesmas Muara Sipongi.
Sebanyak 19 korban sudah membaik dan diperbolehkan pulang malam itu juga. Sementara 7 orang langsung dirujuk ke RSUD Panyabungan. "Mereka masih mendapat perawatan," jelas Rudi.
Dia memaparkan kasus keracunan massal ini masih diselidiki. Untuk memastikan penyebab keracunan, petugas telah mengamankan sampel siomay yang dikonsumsi korban dan mengirimnya ke Labotorium Forensik Cabang Medan.
Petugas juga mengamankan P yang menjajakan siomay itu. "Kita amankan tadi malam dan kita mintai keterangan," jelas Rudi.
Baca juga:
Status FB picu kekerasan di perbatasan Madina-Tapsel
Patroli kebakaran hutan, TNI temukan ladang & 200 kg ganja kering
Penemuan 5 hektare ladang ganja di Mandailing Natal
Eks Plt Kadis PU Mandailing Natal dijerat dua kasus korupsi
5 Hektare ladang ganja di Mandailing Natal dimusnahkan
3 Ha ladang ganja ditemukan di Mandailing Natal
TNI sita 40 pucuk senpi rakitan milik petani Madina