230 Warga Kurang Mampu Tangerang Terima Paket Daging Denda Haji Olahan, Solusi Gizi dan Stunting
Ratusan masyarakat kurang mampu di Kota Tangerang menerima paket Daging Denda Haji olahan dari Baznas, upaya serius atasi stunting dan penuhi gizi.
Sebanyak 230 warga Kota Tangerang, Banten, yang tergolong dalam kelompok masyarakat kurang mampu, kini menjadi penerima manfaat paket daging kambing olahan. Bantuan ini berasal dari dam atau denda jamaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini. Penyaluran ini merupakan bagian dari program peningkatan gizi dan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang, Aslie Ehusyairi, daging yang disembelih di Arab Saudi tersebut telah diolah dan didistribusikan. Proses ini dilakukan secara merata kepada mustahik atau masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah, termasuk di wilayah Kota Tangerang. Inisiatif ini menunjukkan kolaborasi lintas lembaga untuk kesejahteraan sosial.
Penyaluran paket Daging Denda Haji olahan ini merupakan akumulasi dari denda yang dibayarkan oleh jamaah haji asal Indonesia. Baznas Kota Tangerang berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk memastikan bantuan sampai kepada target penerima. Tujuannya adalah untuk mendukung pemenuhan gizi dan menekan angka stunting.
Distribusi Merata untuk Masyarakat Rentan di Tangerang
Baznas Kota Tangerang secara aktif berkolaborasi dengan pihak pemerintah kecamatan dalam menyalurkan bantuan daging kambing olahan ini. Ratusan masyarakat tidak mampu menjadi sasaran utama program ini, dengan fokus pada kelompok rentan. Penerima manfaat tersebar di Kecamatan Neglasari dan Batuceper, dua wilayah yang menjadi prioritas penyaluran.
Kelompok penerima bantuan Daging Denda Haji ini mencakup ibu hamil, lansia, dan keluarga yang berisiko stunting. Pemilihan kelompok ini didasarkan pada kebutuhan gizi yang mendesak dan upaya pencegahan masalah kesehatan. Setiap penerima mendapatkan porsi yang cukup untuk mendukung asupan nutrisi mereka.
"Setiap penerima masing-masing mendapatkan lima paket daging olahan kambing siap santap," ujar Aslie Ehusyairi. Paket ini bervariasi dalam bentuk gulai, kari, hingga rendang, menawarkan kemudahan konsumsi bagi penerima. Ketersediaan makanan siap santap ini diharapkan dapat langsung memberikan manfaat gizi.
Dampak Positif Daging Denda Haji untuk Gizi dan Penurunan Stunting
Bantuan paket Daging Denda Haji olahan ini diharapkan dapat memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas hidup penerima. Pemenuhan kebutuhan gizi menjadi fokus utama, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak. Asupan protein yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
"Kami mengharapkan bantuan daging kambing olahan dapat berdampak besar dalam meningkatkan kualitas hidup, bahkan memenuhi kebutuhan gizi yang bisa dioptimalkan untuk menurunkan potensi kasus stunting di Kota Tangerang," jelas Aslie Ehusyairi. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi masalah gizi.
Program ini juga selaras dengan inisiatif Pemerintah Kota Tangerang dalam menekan kasus stunting yang terus dioptimalkan. Berbagai kolaborasi terus dilakukan untuk mencapai target penurunan stunting. Penyaluran Daging Denda Haji ini menjadi salah satu bentuk dukungan konkret terhadap program kesehatan masyarakat.
Sumber: AntaraNews