13 Anak di Lapas Tanjung Gusta mengaku kesulitan menjawab soal UN
Saat ujian berlangsung, anak binaan tidak memakai seragam layaknya pelajar SMA sederajat.
Sebanyak 13 anak binaan di Lapas Kelas I A Tanjung Gusta, Medan, mengikuti Ujian Nasional (UN) di penjara, Senin (4/4). Usai ujian, mereka mengaku kesulitan menjawab soal yang diujikan.
"Mereka mengatakan ada kesulitan menjawab. Kata mereka soalnya berat," kata Kepala Lapas Anak Klas IA Tanjung Gusta, Medan, Windu Arto.
Pelaksanaan UN di penjara anak ini, digelar mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Saat ujian berlangsung, anak binaan tidak memakai seragam layaknya pelajar SMA sederajat. Mereka mengenakan kaos penghuni lapas.
Anak binaan yang mengikuti UN ini diawasi petugas dari Dinas Pendidikan Kota Medan. Selain itu, petugas Lapas juga membantu dalam pengawasan.
Hari ini, anak binaan Lapas Anak Kelas I Tanjung Gusta juga dijajal dengan soal Bahasa Indonesia. Naskah UN yang digunakan pun sama seperti siswa SMA lainnya.
Sesuai jadwal, Selasa (5/4) besok, anak binaan Lapas Anak Kelas IA Tanjung Gusta, akan mengikuti ujian Matematika dan Sosiologi. Rabu (6/4), mereka diuji dengan soal Bahasa Inggris dan Ekonomi. Di hari terakhir, Kamis (7/4), mereka akan mengikuti ujian Fisika dan PPKN.
Baca juga:
Siswa SMK 1 Pekalongan laksanakan UN di tengah genangan banjir rob
Gara-gara tawuran suporter, siswa SMA di Sukoharjo UN di rutan
5 Siswa SMK terpaksa mengerjakan UN di kompleks rutan
Isu hacker muncul di SMA Palembang, peserta UNBK cemas
Kadisdik Malang bingung konvoi Aremania dilakukan saat UN
Hari pertama UN, siswa SMK di Surabaya panik komputer tak bisa login
Menikah, siswi SMA di Temanggung batal ikut ujian nasional