Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kadisdik Malang bingung konvoi Aremania dilakukan saat UN

Kadisdik Malang bingung konvoi Aremania dilakukan saat UN Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Rencana konvoi Aremania membuat bingung Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Malang, Jawa Timur. Rencana konvoi tropi Bhayangkara Cup yang akan digelar Rabu (6/4) depan, masih dalam suasana pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah menyimpan kekhawatiran para peserta UN akan terganggu. Lantaran setiap konvoi Aremania selama ini selalu diikuti kemacetan lalu lintas dan semua kalangan akan ikut turun jalan.

"Mohon kebijakan beliau (Wali Kota Anton) untuk tidak konvoi dulu selama ujian nasional masih berjalan. Ditunda setelah Unas saja, kami mohon seperti itu," kata Zubaidah di Taman Malabar Kota Malang, Senin (4/4).

Zubaidah berharap memiliki kesempatan untuk membicarakan dengan wali kota. Pihaknya setuju dengan konvoi, tetapi hanya ingin suasana mendukung pelaksanaan UN yang masih berlangsung.

Namun Zubaidah buru-buru meluruskan, kalau konvoi Aremania tidak berpengaruh dengan hasil UN. Karena anak didik dan semua pihak sudah menyiapkannya jauh-jauh hari.

"Soal kesiapan relatif, ada tidaknya konvoi tidak terpengaruh. Hanya biar suasana kondisif saja," kata Zubaidah yang mengaku tengah menunggu kesempatan bicara langsung dengan Wali Kota Anton.

Sementara di tempat yang sama, Anton mengungkapkan rencananya yang akan mengarak tropi Bhayangkara Cup bersama Aremania keliling Malang. Konvoi rencananya digelar Rabu (6/4), sambil menunggu kedatangan Aremania dan tropi dari Jakarta.

Konvoi, kata Anton merupakan bagian dari kecintaan masyarakat kepada Arema, sehingga pihaknya juga akan memberikan kesempatan. Tetapi dirinya mengajak para peserta agar bisa belajar dari konvoi-konvoi sebelumnya.

"Yang jelas Pemkot akan memberikan ruang para Aremania untuk meluapkan kegembiraan. Terpenting semua bisa kondusif," katanya.

Pihaknya juga berencana menyiapkan titik-titik kegiatan yang mengajak merayakan kegembiraan melalui hiburan panggung. Sementara soal pengaruhnya dengan UN, Anton mengaku sedang mempertimbangkan agar situasinya bisa sama-sama berjalan kondusif.

"Kita menyadari itu (ada ujian). Kan konvoi tidak saat ujian, kita harapkan tidak seperti itu (mengganggu)," kata Anton yang mengaku baru menerima SMS dari Kadis Pendidikan, Zubaidah.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP