LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAWA TIMUR
  2. RAGAM

Kisah di Balik Keindahan Batik Madura, Ada Pria Gagah Tampil Menawan Pakai Batik hingga Jadi Buah Bibir Warga

Batik yang memiliki keunikan tersendiri ini belum banyak dikenal masyarakat

Kamis, 03 Okt 2024 09:01:26
sejarah batik madura
Batik Bangkalan ((flickr))
Advertisement

Batik Madura merupakan salah satu jenis batik pesisir yang memiliki keindahan tersendiri, namun masih belum terlalu dikenal oleh masyarakat secara luas. Setiap wilayah di Madura yang menghasilkan batik memiliki ciri khas masing-masing, yang bisa dilihat dari corak, motif dan warnanya.

Mengutip Instagram @pemprovjatim, batik Tulis Madura erat kaitannya dengan keberadaan kerajaan di Pamelingan (kini Pamekasan) pada abad ke-16 hingga ke-17 masehi. Diawali ketika terjadi peperangan antara Raden Azhar dan Ke' Lesap. 

Suatu hari, Raden Azhar menggunakan batik motif parang yang membuat penampilannya tampak gagah. Dirinya pun menjadi perbincangan masyarakat Pamekasan. Sejak saat itulah, batik mulai dikenal di Madura.

Mengutip situs journal.isi.ac.id, pada perkembangannya, sejarah batik Madura banyak dipengaruhi motif batik Yogyakarta dan Solo. Adanya kesamaan motif kain batik Madura dan Yogyakarta karena ada hubungan darah antara raja Mataram dengan para pembesar di Madura. 

Advertisement

Kerajaan Bangkalan pada zaman raja Cakraningrat I adalah bawahan Kesultanan Mataram yang dipimpin Sultan Agung. Pada berkembangannya, batik Madura memiliki ciri khas dan karakter yang berbeda dengan batik di Jawa pada umumnya.

Seiring perkembangan zaman, batik di Madura mulai dikenal luas pada masa Adipati Sumenep, Arya Wiraraja. Saat itu, Arya Wiraraja memiliki hubungan baik dengan Raja Majapahit, Raden Wijaya. 

Advertisement

Batik Pamekasan

Batik Pamekasan (Liputan6.com)

Batik khas Kabupaten Pamekasan Jawa Timur memiliki ciri khas penggunaan warna tajam dan cerah. Batik Pamekasan banyak terinspirasi alam sekitar.

Motif-motif seperti Sekar Jagad, Mata Keteran, Leres, Terang Bulan Kenari, Beling Pecca, Kar Pote, dan masih banyak lagi. Pada bagian kosong batik, biasanya diisi motif serat kayu atau yang banyak dikenal dengan sebutan mo' ramo' (akar-akaran). 

Beberapa motif batik Pamekasan yang telah didaftarkan hak patennya antara lain Keraben Sapeh, Sakereh, Kempeng Saladerih, Padih-kepa, dan Manik-manik. 

Batik Bangkalan

Batik Bangkalan (flickr)

Batik khas Bangkalan dibuat dengan teknik gentongan yakni dengan cara mencelupkan kain ke laruran pewarna yang berada di dalam gentong besar.

Teknik ini bertujuan untuk membuat warna meresap secara merata serta warna yang dihasilkan lebih cerah. Nama-nama motif Batik Bangkalan sangat khas dan berkaitan dengan gambar serta teknik pewarnaannya.

Beberapa motif yang terkenal yakni Ramo, Banjar Ramo, Rongterong, Perkaper, Rawon, Serta Kayu, dan Panca Warna. Batik Bangkalan terkenal dengan penggunaan warna-warna cerah dan beragam.

Mengutip Instagram @jatimpemprov, warna-warna cerah ini merupakan ciri khas batik pesisiran dan dari hasil teknik gentongan.

Batik Sampang dan Batik Sumenep

Batik khas Sampang dibuat menggunakan kain sutera dan katun. Biasanya didominasi warna kuning, merah, dan hijau. Beberapa motif yang telah didaftarkan hak patennya yakni motif Trunojoyo, Pendopo Sampang, dan motif Tang Bathek. 

Sementara itu, motif yang dominan dalam Batik Sumenep ialah bunga, dedaunan, dan binatang darat. Kendati merupakan kawasan pesisir, batik Sumenep jarang menggambarkan biota laut. 

Advertisement

Warna batik Sumenep cenderung kalem dan lembut, sekilas mirip dengan batik Solo dan Jogja. Ciri khas batik ini ialah penggunaan lebih dari dua warna. Minimal ada tiga warna dalam satu kain. Selain itu, batik Sumenep sering memadukan dua hingga tiga motif berbeda. 

Berita Terbaru
  • Ibu dan Anak Buronan Korupsi Kredit Fiktif Bank Jatim Rp4,75 Miliar Ditangkap di Surabaya, Begini Kronologinya
  • Kejari Terbitkan SP3, Status Tersangka Kasus Korupsi Wakil Wali Kota Bandung Erwin Gugur
  • Bak Aksi Film, Polisi Kejar-kejaran dengan Driver Mobil Pembawa 113 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia
  • Polres Kerinci Perketat Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran, Sanksi Tegas Menanti Pelanggar
  • DPRD Sulsel Soroti Dugaan Permainan Harga Pupuk Subsidi di Bone
  • batik
  • batik pamekasan
  • jatim
  • madura jawa timur
  • motif batik dan maknanya
  • sejarah
  • sejarah batik madura
Artikel ini ditulis oleh
Editor Tyas Titi Kinapti
R
Reporter Rizka Nur laily Muallifa
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.