Jokowi Hadiahkan Sepeda ke 9 Penari Istana Yang Perkenalkan Motif Batik
Acara puncak peringatan Hari Batik Nasional digelar di Istana Mangkunegaran Solo, Rabu (2/10) berlangsung meriah. Presiden Jokowi nampak terkesan dengan aksi penari dari sanggar tari Kinarya Soeryo Sumirat Istana Mangkunegaran itu.
Acara puncak peringatan Hari Batik Nasional di Istana Mangkunegaran Solo, Rabu (2/10) berlangsung meriah. Sebelum Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan, hadirin disuguhi tarian Hambabar Batik.
Sebanyak 9 penari putri dengan kostum berbagai motif batik, terlihat sangat luwes memperagakan tari karya GPH Herwasto Kusuma tersebut. Presiden Jokowi nampak terkesan dengan aksi penari dari sanggar tari Kinarya Soeryo Sumirat Istana Mangkunegaran itu. Mereka mengenalkan nama-nama motif batik. Jokowi pun akhirnya memanggil 9 penari tersebut untuk maju ke depan.
"Coba yang menari tadi ke sini," ujar presiden disambut tepuk tangan hadirin.
"Jangan minta sepeda, satu-satu dikenalkan ke depan, ini batik apa. Meskipun tadi sudah tapi tadi terlalu cepat, jadi diulang lagi. Kenalkan lagi ini batik apa namanya," pintanya.
Lalu para penari menyebutkan satu persatu nama batik tersebut. Yakni Batik Sidoluhur, Sidomukti, Parang Klitik, Sido Mulyo, Parang Barong, Tambal Pamiluto, dan Parang Kusumo. Untuk lebih mengetahui arti dan filosofinya, Jokowi minta agar hadirin menanyakan ke Ketua Yayasan Batik Indonesia (YBI) Yultin Ginanjar Kartasasmita atau ke pemilik Batik Danarhadi, Diana Kusuma Dewati Santosa.
"Sampun, sudah semua? Sembilan penari nanti saya beri sepeda satu-satu. Tapi saya nggak bawa sepedanya. Pokoknya nanti tahu-tahu sepedanya sampai di rumah," ucapnya.
Dalam acara yang dihelat Yayasan Batik Indonesia itu, Jokowi juga menyerahkan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa dalam pengembangan batik di Tanah Air.
Baca juga:
Jokowi Minta Pasal Kontroversial dalam RUU KUHP Dikeluarkan
Desak Perppu KPK, ICW Tak Ingin Jokowi Berada di Ketiak Partai
Istana Tegaskan Pahami Tuntutan Buruh yang Berdemo Hari Ini
Jokowi Bangga Batik Jadi Muatan Lokal di Sekolah
Jokowi Soal Usul Percepatan Pelantikan: Yang Punya Kerja Itu MPR, Jangan Tanya Saya
Tinggal 18 Hari, Jokowi Larang Menteri Ambil Keputusan Strategis
Pramono Soal Perppu KPK: Hanya Presiden yang Tahu, Jangan Dimultitafsirkan