Ahok sebut hampir semua JPO di Jakarta sudah tua
Ahok sebut hampir semua JPO di Jakarta sudah tua. Dia kesal banyak JPO dipasangi iklan. Ahok mengaku sudah mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur tentang JPO. Di mana pihak swasta tidak diperbolehkan memasang iklan di sepanjang JPO.
Jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, roboh akibat ditiup aging kencang saat hujan deras pada Sabtu (24/9) kemarin. Peristiwa itu menyebabkan tiga orang tewas dan sejumlah lainnya luka-luka.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai jembatan roboh lantaran sudah tua. Bahkan, dia menyebut hampir semua JPO di Jakarta sudah tua.
"Karena JPO sudah tua, hampir semua JPO dulu itu kerjasama dengan swasta. Kerja sama dengan swasta dipasangin iklan," kata Ahok sapaan Basuki di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/9).
Ahok mengaku sudah mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur tentang JPO. Di mana pihak swasta tidak diperbolehkan memasang iklan di sepanjang JPO.
"Makanya dalam Pergub saya sudah keluar tidak ada lagi iklan di dalam JPO. Tapi beberapa kontraknya belum selesai," ujar dia.
"Dan beberapa yang kontraknya sudah selesai kita udah bangun model seperti bundaran HI. Jadi JPO harusnya terbuka," tambah Ahok.
Menurut Ahok, nantinya jembatan tidak boleh lagi dipasangi dinding. Jembatan akan dibuat terbuka, sehingga dari sisi keamanan baik dari tiupan angin kencang ataupun tindak kriminal di jembatan bisa diantisipasi.
"Makanya semua JPO mau saya serahkan ke Dinas Perhubungan atau Transjakarta kalau nyambung ke halte. Ini kita lagi kerjain, beberapa swasta ngajuin gimana kalau kita rapihin kita pasang ikaln, saya tolak," pungkas Ahok.
Baca juga:
JPO di Indonesia lebih diutamakan buat iklan dibanding keselamatan
ITW: JPO rubuh, Pemprov DKI bisa dipidana
Dishub keluhkan pemilik iklan tak koordinasi pasang reklame di JPO
JPO Pasar Minggu roboh, salah siapa?
JPO roboh, Dishub sebut pemasangan papan iklan tak sesuai aturan
Kritik keras Wakil Walikota Depok ke Ahok, warganya jadi korban JPO
Lilis meninggal karena JPO Pasar Minggu, 3 anaknya jadi yatim piatu