Venezuela Umumkan 7 Hari Berkabung Nasional Akibat Gempa
Selain adanya korban jiwa, laporan juga menyebutkan bahwa ribuan orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
Jumlah korban tewas akibat gempa ganda yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni terus meningkat. Hingga Kamis (2/7/2026), otoritas setempat melaporkan sedikitnya 2.295 orang telah meninggal dunia dan lebih dari 11.000 lainnya mengalami luka-luka.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengumumkan jumlah korban terbaru ini dalam keterangan resminya. Angka tersebut merupakan revisi dari data sehari sebelumnya yang mencatat 1.943 korban tewas dan 10.571 orang terluka.
Pemerintah Venezuela kemudian mengumumkan tujuh hari berkabung nasional sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.
Selain jumlah korban jiwa dan luka-luka, Rodriguez juga menyatakan bahwa sebanyak 12.841 orang terdampak langsung akibat bencana tersebut, seperti yang dikutip dari AFP pada Kamis (2/7).
Proses pencarian dan evakuasi di berbagai wilayah yang terdampak masih berlangsung. Peningkatan jumlah korban menunjukkan bahwa pendataan di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan parah akibat gempa masih terus dilakukan.
Gempa ganda yang terjadi pada 24 Juni ini tercatat sebagai salah satu bencana alam paling mematikan yang melanda Venezuela dalam beberapa tahun terakhir.
Hingga saat ini, otoritas setempat masih berupaya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan memulihkan wilayah yang terkena dampak. Upaya ini sangat penting untuk membantu masyarakat yang terkena bencana agar dapat kembali ke kehidupan normal mereka.