LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Trump Peringatkan Netanyahu Jangan Serang Iran, Ini Alasannya

Peringatan tersebut disampaikan Trump melalui telepon.

Jumat, 30 Mei 2025 15:49:58
perundingan nuklir iran as
Trump Peringatkan Netanyahu Jangan Serang Iran, Ini Alasannya (merdeka.com)
Advertisement

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengungkapkan dia berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pekan lalu dan menyatakan dirinya meminta agar negara Zionis tersebut jangan menyerang Iran. Trump mengatakan kepada penjahat perang tersebut, "tidak pantas" Israel mengebom fasilitas nuklir Iran.

"Saya ingin jujur, ya, saya melakukannya," kata Trump kepada seorang reporter yang bertanya apakah ia memperingatkan Netanyahu agar tidak mengambil tindakan yang dapat menggagalkan perundingan nuklir dengan Iran, seperti dikutip dari Middle East Eye, Jumat (30/5).

"Itu bukan peringatan," imbuhnya.

"Saya bilang, 'Saya rasa itu tidak pantas'... Kami berdiskusi dengan mereka dengan sangat baik."

Advertisement

AS, lanjut Trump, "dapat mengambil apa pun yang kita inginkan, kita dapat meledakkan apa pun yang kita inginkan," selama tidak ada yang terbunuh di Iran.

"Kita dapat meledakkan laboratorium, tetapi tidak akan ada seorang pun di laboratorium itu, sebaliknya semua orang berada di laboratorium dan meledakkannya. Benar? Ada dua cara untuk melakukannya," jelasnya.

Advertisement

"Saya katakan kepada (Netanyahu) bahwa ini tidak pantas dilakukan sekarang karena kita sudah sangat dekat dengan solusinya. Sekarang, itu bisa berubah kapan saja, dan berubah hanya dengan panggilan telepon, tetapi sekarang saya pikir mereka ingin membuat kesepakatan. Dan jika kita bisa membuat kesepakatan, (kita bisa) menyelamatkan banyak nyawa."

AS dan Iran terlibat dalam perundingan untuk membuat perjanjian yang dirancang untuk mengekang pengembangan energi nuklir Iran dengan imbalan pelonggaran sanksi AS. Kunci perundingan tersebut adalah seberapa banyak pengayaan uranium yang dapat dilakukan Iran, jika memang ada.

Kedua belah pihak ingin mengganti Rencana Aksi Komprehensif Bersama, yang umumnya dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran 2015 yang dinegosiasikan Barack Obama yang ditarik Trump pada tahun 2018. Dalam kesepakatan itu, Iran dibatasi pada pengayaan uranium 3,67 persen, cukup untuk tenaga nuklir sipil dan penelitian.

Advertisement

Pada Rabu, Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi putaran kelima perundingan antara kedua pihak berlangsung di Roma pada Jumat, yang diselenggarakan oleh kedutaan besar Oman di sana. Utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, hadir selama sekitar dua setengah jam, menurut laporan Associated Press (AP).

Berita Terbaru
  • Kisah Ibu Eko Melanjutkan Semangat Kartini di Pesisir Rembang Lewat Rengginang Laut
  • Maarten Paes Makin Bersinar di Ajax: Clean Sheet Bertambah, Peluang Jadi Kiper Utama Terbuka Lebar
  • KRL Commuter Line Lintas Rangkasbitung Kembali Normal Usai Mati Listrik
  • Gangguan KRL di Lintas Kebayoran–Sudimara, Penumpang Sempat Tertahan
  • Momen Hari Kartini, Pertamina Dorong Ribuan Wirausaha Perempuan Naik Kelas
  • amerika serikat
  • benjamin netanyahu
  • berita update
  • donald trump
  • iran
  • israel
  • perundingan nuklir iran as
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
H
Reporter Hari Ariyanti
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.