Trump Kerdilkan Kekuatan Denmark Lindungi Greenland dari Rusia dan China
Presiden AS Donald Trump menyebut Denmark tak bisa diandalkan melindungi Greenland dan menilai AS perlu masuk demi mencegah pengaruh Rusia dan China.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia dan China. Pernyataan tersebut disampaikan Trump di Gedung Putih.
“Saya tak bisa mengandalkan Denmark untuk mempertahankan diri mereka sendiri,” kata Trump dikutip Antara, Kamis (15/1).
Ia juga menyinggung langkah militer Denmark di Greenland yang dinilainya tidak memadai.
“Mereka menempatkan satu kereta luncur anjing tambahan. Bulan lalu mereka menambah satu lagi, itu tak akan menyelesaikan masalah,” ujar Trump, merujuk pada Sirius Dog Sled Patrol, unit militer khusus Denmark yang bertugas menjaga wilayah Greenland.
AS Klaim Greenland Penting bagi Keamanan Nasional
Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat membutuhkan Greenland demi kepentingan keamanan nasional. Menurutnya, tanpa kehadiran AS, pulau tersebut berisiko dimasuki kekuatan lain.
“Jika kami tidak masuk, Rusia akan masuk, dan China akan masuk. Dan tak ada satu pun yang bisa dilakukan Denmark untuk menghentikannya, tetapi kami bisa melakukan segalanya,” katanya.
Pernyataan itu disampaikan setelah Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen serta Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt di Gedung Putih.
Respons Denmark dan Greenland
Usai pertemuan tersebut, Rasmussen menyampaikan bahwa Amerika Serikat tetap pada posisinya terkait Greenland.
“Kami tidak berhasil mengubah sikap Amerika. Presiden (Trump) jelas memiliki keinginan untuk menaklukkan Greenland,” kata Rasmussen dalam konferensi pers.
Ia menegaskan bahwa Denmark telah menyampaikan secara tegas bahwa langkah tersebut tidak sejalan dengan kepentingan Kerajaan Denmark.
Meski demikian, Rasmussen mengatakan Denmark dan Amerika Serikat sepakat membentuk kelompok kerja tingkat tinggi untuk membahas langkah selanjutnya.
Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark yang memiliki posisi strategis dan kekayaan sumber daya mineral. Wilayah ini juga menjadi sorotan karena dugaan meningkatnya aktivitas Rusia dan China di kawasan Arktik.
Denmark dan Greenland sebelumnya telah menolak wacana penjualan wilayah tersebut dan kembali menegaskan kedaulatan Denmark atas Greenland.