LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Teganya Istri Bunuh Suami Saat Bulan Madu

Apa penyebab terjadinya peristiwa ini dan faktor apa?

Rabu, 10 Sep 2025 14:42:00
india
Ilustrasi pembunuhan lansia (Istimewa) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Kasus pembunuhan Raja Raghuvanshi, seorang pengusaha dari Indore, yang terjadi saat bulan madu di Sohra, Meghalaya, India, kembali menarik perhatian publik.

Istrinya, Sonam Raghuvanshi, kini didakwa terlibat dalam konspirasi jahat bersama kekasihnya dan tiga orang algojo bayaran, yang semua ini terperinci dalam berkas dakwaan yang mencapai 790 halaman.

Berkas dakwaan tersebut mengungkapkan bahwa Sonam Raghuvanshi dan Raj Kushwaha telah mencoba melakukan pembunuhan sebanyak tiga kali sebelum akhirnya berhasil.

Pada Sabtu, 6 September 2025, pihak kepolisian Meghalaya secara resmi menyerahkan berkas dakwaan terkait kasus pembunuhan Raja Raghuvanshi, yang ditemukan tewas saat bulan madu di Sohra pada bulan Mei lalu.

Advertisement

Dokumen yang setebal 790 halaman itu diserahkan ke pengadilan Sohra, mencakup lima nama tersangka utama serta rincian lengkap yang oleh penyidik disebut sebagai "konspirasi mengerikan".

Menurut laporan yang dilansir dari Hindustan Times, Selasa (9/9), tim investigasi khusus (SIT) mendakwa Sonam Raghuvanshi, kekasihnya Raj Kushwaha, dan tiga algojo bayaran: Vishal Singh Chauhan, Akash Rajput, dan Anand Kurmi, berdasarkan pasal 103(1), 238(a), dan 61(2) dari Bharatiya Nyaya Sanhita 2023.

Advertisement

"Penyelidikan telah membuktikan bahwa Sonam Raghuvanshi, yang memiliki hubungan dengan Raj Kushwaha, bersekongkol dengan dia dan tiga algojo untuk membunuh Raja saat bulan madu," ujar Kapolres East Khasi Hills, Vivek Syiem.

Laporan tersebut juga mencakup kronologi lengkap dari penemuan jenazah Raja hingga penangkapan Sonam di Uttar Pradesh.

Rencana melakukan pembunuhan

Ilustrasi pembunuhan lansia (Istimewa) © 2025 Liputan6.com

Penyidik mengungkapkan bahwa Sonam, yang terdaftar sebagai Terdakwa Nomor 1 dalam berkas perkara, masih menjalin hubungan dengan Raj Kushwaha meskipun telah menikah dengan Raja pada 11 Mei di Indore.

Polisi menduga bahwa hanya dalam waktu beberapa hari setelah pernikahan, Sonam dan Kushwaha mulai merencanakan pembunuhan Raja dengan alasan melakukan perjalanan bulan madu.

Pada 20 Mei, pasangan tersebut berangkat menuju Shillong dan kemudian ke Sohra, lokasi di mana rencana pembunuhan itu dilaksanakan.

Dalam berkas dakwaan, disebutkan bahwa Sonam dan Kushwaha mengalami tiga kali kegagalan dalam upaya membunuh Raja sebelum akhirnya berhasil.

Diketahui bahwa Kushwaha diduga menyewa tiga orang algojo, yaitu Vishal Singh Chauhan, Akash Rajput, dan Anand Kurmi, untuk melaksanakan eksekusi pembunuhan tersebut.

Serangan terhadap Raja terjadi pada 23 Mei, hanya 12 hari setelah pernikahan, ketika para pelaku menyerangnya dengan senjata tajam di dekat Air Terjun Wei Sawdong, Sohra.

Sonam juga berada di lokasi kejadian saat itu. Setelah serangan, jenazah Raja dibuang ke dalam jurang dan baru ditemukan pada 2 Juni.

Dalam waktu kurang dari seminggu sejak penyelidikan dimulai, tim khusus berhasil melacak dan menangkap Sonam, Kushwaha, serta ketiga algojo tersebut di wilayah Madhya Pradesh dan Uttar Pradesh.

Kronologi Singkat

Ilustrasi pembunuhan lansia (Istimewa) © 2025 Liputan6.com
  1. 11 Mei: Raja Raghuvanshi menikahi Sonam di Indore.
  2. 20 Mei: Pasangan tersebut tiba di Shillong untuk bulan madu dan melanjutkan perjalanan ke Sohra.
  3. 23 Mei: Pasangan melakukan check-out dari homestay di Nongriat; Raja terakhir kali terlihat hidup dan diduga dibunuh di dekat Air Terjun Wei Sawdong.
  4. 26 Mei: Pasangan dilaporkan hilang, memicu pencarian besar-besaran.
  5. 31 Mei: Skuter yang ditinggalkan ditemukan di dekat Golden Pines Dhaba, Sohra.
  6. 2 Juni: Jenazah Raja ditemukan di jurang Arliang Riat Kunongrim, Sohra.
  7. 8--11 Juni: SIT menangkap Sonam, Raj Kushwaha, dan tiga algojo di Uttar Pradesh dan Madhya Pradesh.
  8. 22--25 Juni: James, Tomar, dan Ahirwar ditangkap di Madhya Pradesh karena tuduhan menghilangkan barang bukti.

Tiga orang lainnya, yaitu makelar properti Silome James, pemilik apartemen Lokendra Tomar, dan satpam Balbir Ahirwar, juga ditangkap sebelumnya.

Mereka diduga terlibat dalam menghilangkan dan menyembunyikan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Sekarang, ketiga orang itu telah dibebaskan dengan jaminan. Tomar dan Ahirwar mendapatkan bail dari pengadilan Sohra pada 12 Juli.

Penangkapan ini menunjukkan betapa seriusnya penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran di balik hilangnya Raja dan Sonam.

Keluarga korban menuntut agar pelaku dihukum mati

Ilustrasi pembunuhan lansia (Istimewa) © 2025 Liputan6.com

Vipin Raghuvanshi, yang merupakan kakak dari Raja, memberikan tanggapan positif terhadap pelimpahan berkas dakwaan. Namun, ia menegaskan bahwa ia menginginkan hukuman mati bagi semua terdakwa.

"Kami belum menerima salinan berkasnya. Saya akan ke Meghalaya hari Senin untuk membaca langsung. Polisi sudah menyerahkan BAP setebal 790 halaman. Sonam dan semua tersangka lainnya harus dihukum seberat-beratnya. Saya menuntut Sonam, Raj Kushwaha, dan semua pelaku dihukum mati," ujarnya kepada media India.

Selain itu, Vipin juga menuduh bahwa Govind, kakak Sonam, yang sebelumnya berjanji untuk mendukung keluarga korban, kini justru menjalin komunikasi dengan Sonam di penjara.

Advertisement

"Dulu Govind meyakinkan kami akan membantu mencari keadilan untuk Raja Raghuvanshi, tapi sekarang ia tidak lagi menjawab telepon saya. Dia menipu kami seperti adiknya. Dia berbohong dan kini malah membela keluarganya. Dia masih berkomunikasi dengan Sonam di penjara," kata Vipin.

Berita Terbaru
  • Pasar Khawatir, Harga Minyak Dunia Meroket Hampir 7 Persen
  • Kereta Api Bakal Dibangun di Papua, Perkuat Konektivitas dan Bangkitkan Ekonomi
  • Kemenhaj dan Polri Bentuk Satgas Gabungan, Buru Mafia Haji Ilegal hingga Daerah
  • 8 Kebun Hidroponik di Atap Rumah Agar Lahan Sempit Tetap Produktif, Panen Sayur Tanpa Perlu Lahan Luas
  • Dibayangi Ketidakpastian Global, Kurs Rupiah Diprediksi Melemah ke Level Rp17.200 per USD
  • berita update
  • bulan madu
  • india
  • konten ai
  • pembunuhan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Fauzan Jamaludin
I
Reporter Indra Cahya Vanleon, Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.