Perundingan Kedua Rusia-Ukraina Sepakati Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Sipil
Kementerian Pertahanan Rusia dan Ukraina sepakat memberikan akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil dan melakukan gencatan senjata sementara di lokasi evakuasi sedang berlangsung.
Perundingan kedua antara delegasi Rusia dan Ukraina di Belarusia sudah berlangsung dan kedua pihak sepakat memberikan akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil.
"Kami sudah membahas tiga poin--militer, internasional dan kemanusiaan, dan yang ketiga adalah masalah kebijakan politik di masa depan. Posisi kedua pihak sudah jelas dan sudah dituliskan. Kami berusaha bersepakat untuk ketiga poin itu, tapi yang menjadi kunci adalah kami mencapai kesepakatan hari ini soal bagaimana menyelamatkan warga sipil yang berada di zonal konflik militer. Kementerian Pertahanan Rusia dan Ukraina sepakat memberikan akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil dan melakukan gencatan senjata sementara di lokasi evakuasi sedang berlangsung," kata delegasi Rusia Vladimir Medinsky kepada media, seperti dilansir laman CNN, Jumat (4/3).
Perundingan kali ini berlangsung selama 2,5 jam.
Sementara itu juru runding Ukraina kemarin mengatakan perundingan itu tidak menghasilkan kesepakatan yang dibutuhkan Ukraina, tapi ada "solusi hanya untuk akses organisasi kemanusiaan," kata pejabat senior Ukraina Mykhailo Podolyak dalam cuitannya di Twitter.
Anggota delegasi Rusia lainnya, Leonid Slutsky mengatakan kepada Russia 24, kedua pihak sepakat akan menggelar perundingan ketika yang akan berlangsung "dalam waktu dekat."
Baca juga:
Reaktor Nuklir Terbesar Eropa di Ukraina Terancam Meledak Diserang Pasukan Rusia
Dibombardir Rusia, Pembangkit Listrik Nuklir Terbesar Eropa di Ukraina Terbakar
Sepekan Invasi Rusia ke Ukraina, Pengungsi Capai Satu Juta Jiwa
Seluruh Keluarga Polisi Ukraina Tewas Saat Melarikan Diri dari Invasi Rusia
Dunia Putin dan Bagaimana Koran Rusia Peraih Nobel Meliput Perang di Ukraina
4 WNI Berhasil Dievakuasi dari Kharkiv ke Lviv Ukraina
80 WNI yang Dievakuasi dari Ukraina Tiba di Indonesia
Hari Ini Tak Ada Tempat untuk Sekadar 'Apa Kabar', Tapi 'Apakah Kau Masih Hidup?'
Berapa Banyak Senjata Nuklir yang Dimiliki Rusia?