Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia Sangat Lambat, Bappenas Beberkan Buktinya

PISA menyebut peningkatan kualitas pendidikan Indonesia sangatlah lambat.

Pendidikan Indonesia
Survei: Anak-Anak di Indonesia Masih Sulit dengan Pelajaran Matematika

Matematika pelajaran yang masih dianggap sulit bagi sebagian siswa sekolah.

Matematika
Pidato Soeharto Saat Maulid Nabi Tahun 1990, Masih Jadi PR Presiden RI Sampai Saat ini

PISA skor Indonesia itu masih di bawah 500, ranking ke-72.

Soeharto
Pidato Soeharto Saat Maulid Nabi Tahun 1990, Masih Jadi PR Presiden RI Sampai Saat ini

PISA skor Indonesia itu masih di bawah 500, ranking ke-72.

Soeharto
Indeks Pembangunan Manusia Indonesia 2023-2024 Meningkat, Bertengger di Urutan ke-112

Indeks Pembangunan Manusia Indonesia naik peringkat dari urutan 114 ke 112

Indeks Pembangunan Manusia
Indonesia Makin Kompetitif hingga Kalahkan Malaysia Ini Buktinya

Daya saing Indonesia didongkrak oleh peningkatan performa ekonomi, kemampuan menarik kapital, dan pertumbuhan PDB

World Competitiveness Ranking
Jokowi: Peringkat Daya Saing Indonesia Naik Ke Angka 27, Kalahkan Inggris dan Jepang

Jepang bisa turun peringkat karena pelemahan mata uang dan penurunan produktifitas.

Jokowi
Skor Literasi dan Numerasi Siswa SD & SMP di Banyuwangi Meningkat

Capaian angka literasi dan numerasi Banyuwangi Tahun 2024 masuk dalam kategori Baik.

Berita Banyuwangi
Metode Ini Dipercaya Mampu Mengatasi Anak Ketakutan akan Pelajaran Matematika

Berdasarkan survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2018, kemampuan matematika siswa Indonesia berada di peringkat 75 dari 81 negara.

Matematika
Skor Kemampuan Bahasa Inggris di Indonesia Turun, Akses Pendidikan Tak Rata jadi Faktor Pemicu

Program imersif di negara-negara berbahasa Inggris, misalnya, memberi peserta kesempatan belajar secara intensif dan langsung dalam lingkungan asli.

Bahasa Inggris
Said Abdullah Lihat Indonesia Belum Rasakan Manfaat Demografi

Said menyebut tenaga kerja Indonesia yang bekerja saat ini berjumlah 142,1 juta. Namun ironisnya 54,6 persen diantaranya lulusan SMP ke bawah.

DPR