LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pentagon Umumkan Terima Jet Mewah dari Qatar untuk Air Force One Trump Senilai Rp 6,4 Triliun

Pentagon menerima jet mewah Boeing 747 dari Qatar untuk digunakan sebagai Air Force One sementara oleh Donald Trump, memicu kontroversi etika dan legalitas.

Kamis, 22 Mei 2025 20:52:56
donald trump
Boeing 747 (AFP)
Advertisement

Pentagon secara resmi menerima jet mewah Boeing 747 dari Qatar. Pesawat ini rencananya akan digunakan oleh mantan Presiden Donald Trump sebagai Air Force One sementara. Keputusan ini menuai berbagai kritik dan pertanyaan mengenai etika serta legalitas penerimaan hadiah dari negara asing.

Jet Boeing 747 tersebut merupakan hadiah dari keluarga kerajaan Qatar. Nilainya diperkirakan mencapai USD400 juta atau Rp 6,4 triliun. Pemerintah Qatar menyatakan bahwa ini adalah transaksi antar pemerintah, bukan hadiah pribadi untuk Trump.

Penerimaan hadiah ini memicu kontroversi luas. Terutama dari Partai Demokrat. Mereka berpendapat bahwa tindakan ini melanggar Emoluments Clause dalam Konstitusi AS. Klausul ini melarang pejabat pemerintah menerima hadiah bernilai tinggi dari pemerintah asing tanpa persetujuan Kongres.

Kontroversi Etika dan Hukum

Anggota Partai Demokrat dan advokat tata kelola pemerintahan yang baik menilai pemberian hadiah dari Qatar dianggap tidak etis. Hal ini berpotensi melanggar konstitusi. Pemimpin Senat Demokrat, Chuck Schumer, menulis di X (sebelumnya Twitter):

Advertisement

“Tak ada yang lebih mencerminkan slogan ‘American First’ selain Air Force One yang disponsori oleh Qatar. Ini bukan sekadar suap, ini adalah pengaruh asing kelas atas, paket lengkap dengan kemewahan berlebihan.”

Pihak Trump dan Qatar mengklaim kepatuhan terhadap peraturan federal. Namun, kejelasan legalitasnya masih dipertanyakan. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan:

Advertisement

“Setiap hadiah yang diberikan oleh pemerintah asing selalu diterima dengan mematuhi semua hukum yang berlaku. Pemerintahan Presiden Trump berkomitmen atas transparansi penuh.”

Juru Bicara Qatar, Ali Al-Ansari, mengatakan bahwa kemungkinan pengalihan pesawat untuk penggunaan sementara sebagai Air Force One masih dalam pertimbangan antara Kementerian Pertahanan Qatar dan Departemen Pertahanan AS. Serta “belum ada keputusan yang dibuat.”

Modifikasi dan Biaya

Pesawat tersebut membutuhkan modifikasi signifikan sebelum dapat digunakan sebagai Air Force One. Modifikasi termasuk peningkatan sistem keamanan, komunikasi terenkripsi, dan perlindungan terhadap serangan. Biaya modifikasi diperkirakan mencapai $1 miliar.

Proses modifikasi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi pemotongan anggaran demi kecepatan. Hal ini dapat membahayakan keamanan. Amerika Serikat telah memesan dua pesawat Boeing 747-8 baru untuk menggantikan armada Air Force One yang sudah tua.

Namun, proyek ini mengalami keterlambatan signifikan. Diperkirakan baru selesai pada tahun 2029. Penerimaan jet dari Qatar dimaksudkan sebagai solusi sementara.

Spesifikasi Boeing 747-8

Boeing 747-8 Intercontinental dijuluki Queen of the Skies. Pesawat ini dipersiapkan pemerintah Qatar untuk menjadi pesawat kepresidenan baru Donald Trump atau 'Air Force One'. Pesawat ini pertama kali dijual ke maskapai Lufthansa pada April 2012.

Pesawat ini menjadi salah satu pesawat terbesar yang pernah beroperasi. Kapasitasnya mencapai 100 penumpang (versi khusus) atau 410 penumpang (versi komersial). Trump meninjau pesawat 747-8 milik Qatar pada Februari saat pesawat itu diparkir di Bandara Internasional Palm Beach, Florida.

Saat itu, Gedung Putih menyatakan bahwa presiden melakukan hal tersebut. Tujuannya untuk mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai bagaimana pesawat Air Force One versi terbaru akan dirancang.

Reaksi Trump

Presiden Trump membela keputusannya. Alasannya, hal ini menghemat uang pajak. Ia juga berpendapat bahwa menolak hadiah tersebut akan dianggap bodoh. Ia menekankan bahwa pesawat tersebut akan diberikan kepada perpustakaan kepresidenannya setelah masa jabatannya berakhir.

Trump menyatakan kekesalannya atas keterlambatan pengiriman dua pesawat baru jenis 747-8. Pesawat ini akan digunakan sebagai versi terbaru Air Force One. Pada masa jabatan pertamanya, Trump telah mencapai kesepakatan dengan Boeing untuk menyerahkan pesawat itu pada 2024.

Seorang pejabat Angkatan Udara AS mengatakan kepada Kongres. Boeing mengusulkan agar penyelesaiannya diundur hingga 2027. Trump mengonfirmasi kabar ini melalui platform Truth Social miliknya. Ia menulis:

Advertisement

“Departemen Pertahanan menerima sebuah pesawat 747 secara GRATIS, sebagai pengganti sementara Air Force One yang sudah berusia 40 tahun. Transaksi ini dilakukan secara terbuka dan transparan, tapi tetap membuat para Demokrat marah dan menuntut agar kita membayar MAHAL untuk pesawat itu,”

Berita Terbaru
  • Proses Visa AS Dipercepat, Tarif Capai Rp13,5 Juta
  • BYD Pasang Target Besar, Ingin Jadi Produsen Mobil Terbesar Dunia dalam 5 Tahun
  • Kasus Hanania Travel Masuk Babak Baru, Polisi Libatkan PPATK
  • Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel Bertambah, Penyidikan Terus Berjalan
  • Jangan Diabaikan, Ini Tanda-Tanda Gusi Tidak Sehat yang Sering Tak Disadari
  • boeing
  • donald trump
  • pentagon
  • qatar
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
P
Reporter Pandasurya Wijaya
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.