Hisbullah: Assad sudah tidak dalam bahaya
"Bahaya terhadap rezim Suriah sudah berakhir," kata pemimpin Hisbullah Hasan Nasrallah.
Pemimpin Hisbullah di Libanon HAssan Nasrallah mengatakan pemerintah Basyar al-Assad di Suriah kini sudah tidak dalam bahaya akan digulingkan.
"Bahaya terhadap rezim Suriah sudah berakhir," kata dia dalam wawancara dengan surat kabar Libanon, As-Safir, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Senin (7/4).
Kelompok pemberontak, kata Nasrallah, bisa saja terus berperang selama bantuan dana dari negara asing masih terus mengalir, tapi mereka tidak akan memenangkan perang di Suriah.
Belum lama ini kelompok pemberontak bertempur di wilayah pesisir Provinsi Latakia.
Sebelumnya mereka juga sempat menguasai Kota Kassab, mayoritas penduduk beragama Kristen, di sebelah barat daya Suriah.
Nasrallah mengatakan perang sudah berlangsung selama tiga tahun di Suriah ini menunjukkan Assad tidak lemah dan dia senang menerima dukungan.
"Kita sudah melewati masa-masa berbahaya di Suriah," ujar dia. Nasrallah mengemukakan negara-negara Arab menawarkan hubungan diplomasi dengan Assad jika dia memutus hubungan dengan Iran.
Nasrallah juga mengatakan Rusia yang baru saja mencaplok wilayah Krimea di Ukraina akan terus mendukung dan melindungi Suriah.
Kelompok Hisbullah selama ini berperang bersama rezim Assad dalam menghadapi para pemberontak.
Baca juga:
Zawahiri: Pertikaian di antara pemberontak Suriah harus diakhiri
Amerika siap beri dukungan lebih lanjut buat pemberontak Suriah
Pasukan Assad dituding lancarkan serangan gas beracun di Jobar
Bantuan kemanusiaan dihentikan, pengungsi Suriah bakar diri
Anggota kongres muslim AS: Obama harus gunakan pasukan di Suriah