LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Giliran Israel tuding Turki rajin membeli minyak ISIS

Moshe Yaalon meyakini seandainya Erdogan menghentikan pembelian minyak, ISIS akan langsung melemah

2016-01-27 09:47:00
Turki
Advertisement

Tahun lalu Rusia menuding Turki sengaja melindungi Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) di perbatasan Suriah, demi memperoleh pasokan minyak. Kali ini, tudingan serupa dilancarkan Menteri Pertahanan Israel.

Moshe Yaalon, orang nomor satu merancang kebijakan pertahanan Zionis, mengatakan ISIS sanggup bertahan selama dua tahun terakhir karena minyak jarahan mereka terus dibeli. "Daesh (sebutan lain ISIS-red) terlalu lama menikmati uang Turki yang membeli minyak itu. Saya harap transaksi keduanya bisa segera berakhir," kata Yaalon, seperti dilaporkan Russian Times, Rabu (27/1).

Israel menegaskan situasi kawasan akan lebih tenang saat ISIS tak lagi mengacau di Irak dan Suriah. Artinya, bola di tangan Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan agar tak lagi mendukung kelompok teror.

Advertisement

"Semua tergantung pemimpin Turki, kapan mereka bersedia menjadi bagian kerja sama global melawan teror. Sekarang tampaknya Turki belum bersedia," imbuh sang menteri pertahanan Israel.

Bukan hanya Israel dan Rusia yang mengaku memiliki bukti Turki main mata dengan ISIS. Menteri Pertahanan Yunani, Panos Kammenos, menyuarakan keluhan yang sama. Dia menyatakan laporan intelijen berkali-kali menunjukkan ISIS mendapat pasokan uang pengusaha Turki yang membeli minyak jarahan. Tak sedikit pejabat pemerintahan di Ankara, ikut menyalurkan dana mendukung aksi tentara khilafah gaya baru tersebut.

Utusan Suriah untuk PBB, Basyar al-Ja'afari juga melaporkan temuan lapangan serupa. Diplomat ini dalam rapat Majelis Umum PBB mendesak Ankara menghentikan dukungan mereka untuk organisasi yang melakukan kekerasan dan kejahatan.

Advertisement

Turki selalu menolak semua tudingan itu. Amerika Serikat, sebagai sesama anggota NATO, membela rezim Erdogan. Kemungkinan memang ada penyelundupan minyak ilegal di perbatasan Turki-Suriah, tapi bukan dalam skala besar serta dilakukan oleh militan kepada tengkulak.

"Jumlah minyak yang diselundupkan ke Turki itu sedemikian kecil, tak signifikan dari sisi volume maupun pendapatannya," kata Utusan Khusus AS bidang Energi Internasional, Amos Hochstein.

Baca juga:
AS: Kalaupun Turki beli minyak ISIS, jumlahnya sangat kecil
Deretan bukti Turki beli minyak dari ISIS versi Rusia
Turki marah besar kapal perang Rusia tembaki perahu nelayan
Rusia mengklaim ungkap tiga rute minyak dibeli Turki dari ISIS
Putin: Allah menghukum pemimpin Turki karena jatuhkan jet kami
Erdogan tantang Putin buktikan Turki beli minyak dari ISIS
Putin: Jet kami ditembak karena Turki lindungi bisnis minyak ISIS

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.