5 Bek Kanan Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Pemain Inti Lawan China dan Jepang?
Pelatih Patrick Kluivert telah memilih 32 pemain untuk mempersiapkan pertandingan melawan China pada 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni.
Posisi pemain bertahan, terutama bek sayap, dalam Timnas Indonesia menjadi fokus perhatian yang menarik. Terdapat lima pemain berkualitas yang berpotensi mengisi posisi ini. Pelatih Patrick Kluivert telah memanggil 32 pemain untuk persiapan menghadapi China pada tanggal 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dari 32 pemain tersebut, lima di antaranya berposisi sebagai bek atau wingback kanan. Asnawi Mangkualam dan Yakob Sayuri sebelumnya merupakan pilihan utama di posisi bek kanan, dengan kemampuan menyerang yang sangat baik. Namun, dalam beberapa pertandingan terakhir, Kevin Diks telah menunjukkan performa yang sangat solid dan sering mengisi posisi tersebut.
Selain ketiga pemain ini, Sandy Walsh dan Eliano Reijnders juga bersaing untuk mendapatkan satu tempat di sisi kanan pertahanan. Pertanyaannya, siapakah di antara kelima pemain ini yang akan menjadi pilihan utama pelatih?
Yakob Sayuri
Nama Yakob Sayuri sudah menjadi familiar di kalangan penggemar sepak bola di Indonesia. Kecepatan yang dimilikinya di posisi sayap serta kemampuannya dalam melakukan overlap menjadi keunggulan utama bagi pemain Malut United ini, yang telah ia tunjukkan pada Piala Asia 2023 yang lalu. Selain itu, Yakob juga memiliki kemampuan umpan silang yang sangat akurat. Pengalaman yang dimilikinya dalam berbagai level kompetisi, termasuk saat membela Timnas Indonesia, memberikan nilai tambah yang signifikan.
Di BRI Liga 1 musim 2024/2025, Yakob Sayuri berhasil mencetak 10 gol dan memberikan enam assist dari 27 pertandingan yang telah dijalani bersama Malut United. Dia menunjukkan naluri mencetak gol yang tinggi dan mampu beroperasi dengan baik sebagai winger kanan. Dengan performa yang konsisten, Yakob menjadi salah satu pemain kunci dalam timnya dan terus menarik perhatian banyak pihak.
Kevin Diks
Kehadiran Kevin Diks jelas membawa nuansa baru bagi pertahanan Timnas Indonesia. Bek yang saat ini membela FC Copenhagen ini memiliki kualitas yang diakui di level Eropa. Selain memiliki kemampuan bertahan yang solid, Diks juga mampu membantu serangan dari lini belakang dan memiliki visi permainan yang sangat baik. Selain itu, Kevin Diks dikenal memiliki keahlian khusus dalam mengeksekusi bola mati.
Pada musim 2024/2025, Kevin Diks menunjukkan performa yang mengesankan bersama FC Copenhagen. Musim ini akan menjadi yang terakhir baginya di klub tersebut, karena ia telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Borussia Monchengladbach di musim depan.
Sandy Walsh
Sandy Walsh telah menjadi pemain kunci di sektor kanan pertahanan Timnas Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Pemain yang berasal dari Yokohama F. Marinos ini dikenal memiliki fisik yang kuat serta disiplin taktik yang sangat baik. Keterampilannya dalam duel udara dan kemampuan melakukan tekel bersih menjadikannya sebagai bek yang sulit untuk ditembus oleh lawan. Selain itu, kehadirannya juga sangat berharga dalam situasi bola mati, terutama saat terjadi sepak sudut atau tendangan bebas.
Namun, performa Sandy Walsh di Yokohama Marinos tidak sepenuhnya memuaskan. Dia mengalami kesulitan untuk mendapatkan waktu bermain secara reguler di klubnya. Kondisi ini mungkin berpengaruh pada kesiapan fisik dan mentalnya ketika membela Timnas Indonesia. Dengan situasi tersebut, akan sangat menarik untuk melihat bagaimana dia dapat beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal di level internasional.
Eliano Reijnders
Eliano Reijnders belum menunjukkan dampak signifikan bagi Timnas Indonesia. Meski begitu, pemain dari PEC Zwolle ini memiliki potensi yang besar untuk bersinar di lapangan. Eliano terkenal dengan agresivitasnya dalam merebut bola serta kemampuannya untuk mendukung serangan. Apabila diberi kesempatan, ia bisa menjadi kejutan yang menyegarkan di sisi kanan pertahanan Garuda.
Eliano berpotensi menjadi senjata utama bagi pelatih Patrick Kluivert jika membutuhkan pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan di babak kedua. Ia memiliki kemampuan menyerang yang baik serta fleksibilitas yang tinggi, sehingga bisa beradaptasi dengan berbagai situasi di lapangan. Dengan kualitas yang dimilikinya, ia bisa memberikan kontribusi positif bagi tim.
Asnawi Mangkualam
Asnawi Mangkualam, kapten Timnas Indonesia, memiliki kemampuan untuk beroperasi sebagai bek kanan. Meskipun perannya yang utama adalah sebagai gelandang bertahan, Asnawi dikenal karena kedisiplinan taktiknya, stamina yang luar biasa, serta semangat juang yang tak kenal lelah.
Fleksibilitas yang dimilikinya tentu memberikan keuntungan bagi pelatih dalam merancang strategi permainan. Dia sangat mahir dalam menjaga penguasaan bola dan melakukan distribusi dengan baik. Asnawi Mangkualam tentu memiliki motivasi yang tinggi jika diberikan kesempatan untuk bermain bersama Timnas Indonesia. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa dia pernah kehilangan tempat di Skuad Garuda dan kini bertekad untuk kembali bersaing.