Innalilahi Wa Innalilahi Rojiun, Penyanyi Andien Berduka
Andien mengenang momen ketika ia bertemu dengan Pika dan ibunya, Santi Warastuti, yang berjuang untuk penggunaan ganja medis sebagai terapi bagi anaknya.
Penyanyi terkenal Andien Aisyah sedang berduka atas kepergian Pika, seorang anak penderita cerebral palsy. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Andien mengenang momen ketika ia bertemu dengan Pika dan ibunya, Santi Warastuti, yang berjuang untuk penggunaan ganja medis sebagai terapi bagi anaknya.
"2022 lalu, saat CFD, aku bertemu Ibu Santi yang sedang bersama anaknya, Pika. Pika ada di kereta bayi, sementara Ibu Santi membawa poster yang menurutku luar biasa berani," tulis Andien dalam unggahannya, dikutip Senin (24/3).
Pertemuan itu menyisakan kesan mendalam bagi Andien dan Santi usai mereka berbagi momen emosional yang sangat kuat.
"Aku mendekat, dan saat kami berpelukan, air mata kami berdua sama-sama jatuh. Ternyata, ia sedang memperjuangkan ganja medis sebagai terapi untuk Pika yang mengidap cerebral palsy," lanjutnya.
Andien juga mengekspresikan kekagumannya terhadap ketulusan seorang ibu yang berjuang demi anaknya.
"Benar adanya, kasih seorang ibu bisa membelah lautan. Aku bisa merasakan betapa besar cinta dan ketulusan Ibu Santi untuk anaknya," katanya.
Pika Telah Meninggal Dunia
Kabar meninggalnua Pika diketahui Andien beberapa hari yang lalu. Meski baru sekali bertemu, Andien mengaku sangat sedih ketika Pika menghembuskan napas terakhirnya.
"Teman-teman, beberapa hari lalu Pika telah berpulang. Tak ada yang lebih menyayat hati daripada mendengar kabar duka dari sesama ibu," ungkap Andien dengan penuh rasa duka.
Tak hanya itu, Andien pun mengaku merasakan duka yang sama sebagai ibu ketika sang anak meninggal dunia.
"Ibu @santiwarastutisanti, perjalanan ini panjang dan tak mudah bagimu. Terima kasih telah memperlihatkan perjuangan dan cinta Ibu yang begitu tulus," ucapnya.
Dukung Legalitas Ganja Medis di Indonesia
Andien mengungkapkan harapannya agar akses terhadap ganja medis di Indonesia dapat diperluas untuk mereka yang memerlukannya.
"Semoga Ibu diberikan kekuatan menjalani hari-hari ke depan.. Dan semoga di masa mendatang, akses terhadap ganja medis bagi yang membutuhkan bisa tersedia. Selamat beristirahat dengan tenang, Pika," tuturnya.
Unggahan Andien mendapatkan banyak perhatian dari para pengguna media sosial. Salah satu netizen menuliskan, "Kak Andien, you’re such a kind-hearted person. Benar-benar kisah menjadi seorang ibu itu sepanjang masa dan g akan pernah tergantikan. You and mommy Pika True inspiring,"
Di sisi lain, ada juga yang berbagi cerita, "Aku seorang ibu yang juga ditinggal pergi anak, kalau lihat postingan ibu yang kehilangan anaknya aku ikut merasakan sakitnya kehilangan al-fatihah untuk anak-anak surga kita bun," .