Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Puluhan sopir truk tangki mogok kerja, penyaluran BBM dilakukan TNI

Puluhan sopir truk tangki mogok kerja, penyaluran BBM dilakukan TNI truk tangki solar. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BB)M ke sejumlah SPBU di wilayah Kalimantan Barat hingga saat ini masih dilakukan oleh personel TNI dan Polri. Penyebabnya, puluhan sopir truk tangki melakukan mogok kerja.

"Hingga saat ini, mereka (sopir tangki) masih mogok, sehingga agar stok BBM di SPBU tidak terganggu, maka kami tetap bekerjasama dengan TNI-Polri dalam distribusi BBM," kata Communication and Relation MOR VI Pertamina, Kalimantan, Bagja Mahendra seperti ditulis Antara Balikpapan, Selasa (19/7).

Dia menyesalkan, mogok kerja yang dilakukan oleh puluhan sopir tangki BBM tersebut, apalagi dipicu karena aksi solidaritas atas seorang sopir tangki BBM yang di PHK (pemutusan hubungan kerja) karena terbukti melakukan penyelewengan BBM.

"Karena kami tidak akan mencabut keputusan yang telah memecat sopir tangki BBM yang telah terbukti melakukan penyelewengan itu," ungkapnya.

Bagja menambahkan, sebelumnya pihaknya telah secara tegas mengambil tindakan PHK kepada salah satu awak mobil tangki yang secara nyata terbukti melakukan pelanggaran berat yaitu melakukan penyelewengan BBM di jalan, tanggal 21 Juni 2016.

Aturan sanksi juga dilakukan berjenjang, untuk pelanggaran berat harus dilakukan PHK. Sementara menanggapi tuntutan awak mobil tangki yang berdemonstrasi, Pertamina mempersilakan tuntutan itu untuk berproses, namun secara tegas Pertamina tidak akan mencabut keputusan pemutusan hubungan kerja, kata Bagja.

Dalam kesempatan itu, dia menjamin pasokan dan penyaluran BBM di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya, tetap berjalan normal pasca-puluhan sopir tangki BBM PT Elnusa Petrofin yang mogok kerja.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP