Produk unggulan narapidana bakal mejeng di Trade Expo Indonesia 2018
Merdeka.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjalin kerjasama untuk mengekspor produk-produk unggulan buatan para narapidana yang telah dibina di lembaga pemasyarakatan (lapas).
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, pihaknya telah menyiapkan ruang bagi produk unggulan buatan narapidana itu untuk masuk ke Trade Expo Indonesia 2018.
Selain itu, Direktorat Jenderal Lapas KemenkumHam, Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, serta Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag kini tengah merumuskan langkah untuk mengekspor berbagai hasil karya para narapidana.
"Tadi juga disampaikan oleh Menperin (Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto), nanti kita kerjasama dan mintakan semua market place untuk memasarkan dan menjual produk-produk yang sudah terseleksi oleh Dirjen IKM tadi," kata Enggar di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (3/4).
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly mengatakan, sudah banyak produk dari lapas yang berhasil mereka promosikan ke pasar domestik dan luar negeri, seperti di Eropa sampai Korea Selatan.
"Tahun lalu, Kemendag menyediakan tempat buat kami dalam Trade Expo (Indonesia) untuk memasarkan produk-produk unggulan narapidana ini. Kita harapkan, mereka bisa terus berproduksi dengan baik," ungkapnya.
Berbagai barang yang telah diciptakan oleh narapidana binaan tersebut antara lain produk mebel, kerajinan tangan, kain canting batik, bola kaki, sarung tangan softball, hingga sandal hotel.
"Kita sudah ekspor mebel, bola kaki dan sarung tangan softball. Kalau mebel, itu ada yang ke Eropa, Korea Selatan dan Jepang," terang Yasona.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya