Presiden Jokowi siap turun tangan tangani polemik impor beras?
Merdeka.com - Staf Khusus Presiden, Ahmad Erani Yustika, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kelak akan buka suara terkait polemik impor beras yang diributkan antara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Dia menyebutkan, Jokowi akan mulai turun tangan bila nanti momennya sudah tepat.
"Saya sebenarnya belum memiliki data dan informasi yang lengkap demi menjawab isu ini. Tapi presiden (Jokowi) pasti pada saat yang tepat akan menyampaikannya kepada publik," terang dia di Jakarta, Rabu (19/9).
Erani menyatakan, keinginan Presiden Jokowi tentunya ialah kebutuhan pokok masyarakat bisa terpenuhi. "Inti pokoknya, presiden ingin kebutuhan pokok bisa disediakan dengan baik kepada masyarakat. Itu yang menjadi keinginan Presiden," ungkapnya.
Sebelumnya, terjadi silang pendapat antara Menteri Enggar dan Budi Waseso terkait impor beras. Buwas sempat menyebutkan, dirinya tak setuju dengan keputusan impor beras sebesar 2 juta ton yang dilaksanakan Kementerian Perdagangan.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Enggar mengatakan kebijakan itu adalah keputusan bersama instansi pemerintahan yang telah disetujui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya