PLN Ganti 11.279 Meteran Listrik yang Terendam Banjir di Jabodetabek

PLN mengganti 11.279 meteran listrik atau Kilo Watt hour (KWh meter) milik pelanggan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang rusak akibat banjir. Nantinya, KWh meter ‎diperiksa terlebih dahulu sebelum diganti, jika mengalami kerusakan PLN akan melakukan penggantian dengan cuma-cuma.

Rita
Oleh Rita - Reporter
PLN Ganti 11.279 Meteran Listrik yang Terendam Banjir di Jabodetabek
meteran listrik. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

PT PLN (Persero) mengganti 11.279 meteran listrik atau Kilo Watt hour (KWh meter) milik pelanggan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang rusak akibat banjir. Nantinya, KWh meter diperiksa terlebih dahulu sebelum diganti, jika mengalami kerusakan PLN akan melakukan penggantian dengan cuma-cuma.

"Token (prabayar) yang terendam banjir langsung mati, kalau pasca bayar kita ganti yang rusak. Kita gratiskan penggantian meteran," kata Direktur PLN Regional Jawa Madura Bali, Haryanto WS saat meninjau pemeriksaan instalasi, Perumahan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jumat (10/1).

PLN mengganti kWh meter prabayar dan pasca bayar bagi pelanggan yang meternya terendam banjir secara gratis, jumlah penggantian kwh meter tersebut adalah sebanyak 9.242 di wilayah Jakarta, 1.156 di wilayah Banten dan 881 di Jawa Barat sehingga total penggantian kwh meter terendam banjir Jabodetabek adalah sebanyak 11.279 kWh meter.

"Pasca banjir kemarin, PLN melakukan pemeriksaan, pembersihan dan pengamanan instalasi listrik pelanggan, kami melakukan ini agar pelanggan dapat kembali menikmati listrik dengan rasa aman, tenang dan nyaman," imbuhnya.

Kejadian bencana banjir Jabodetabek di awal tahun 2020 membuat PLN harus mematikan aliran listrik di beberapa daerah demi keamanan masyarakat, beberapa lokasi terdampak yang cukup parah di antaranya daerah Pondok Gede, Cengkareng, Bintaro, Jatinegara, Cikokol, Bekasi, Gunung Putri, oleh karena itu pemeriksaan instalasi segera dilakukan secara bertahap.

Kegiatan ini didukung melalui layanan ListriQu dari Anak Perusahaan PLN Haleyora Power. Haryanto pun mengajak para personel PLN agar siap menghadapi tantangan dalam situasi apapun.

"Kejadian kemarin dapat meningkatkan kerjasama dan gotong royong kita, meningkatkan kepedulian, dan pola pikir kita bahwa bagaimanapun tantangannya harus bisa kita hadapi," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi