Pertamina Didesak Bentuk Tim Investigasi Kebakaran Kilang Balongan

Komisi VII DPR RI mendesak PT Pertamina (Persero) untuk menyelidiki insiden kebakaran tangki T-310G di Kilang Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sebab menurut catatan, ini merupakan kasus kebakaran ketiga yang terjadi di Kilang Balongan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pertamina Didesak Bentuk Tim Investigasi Kebakaran Kilang Balongan
Kilang Balongan Terbakar. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Komisi VII DPR RI mendesak PT Pertamina (Persero) untuk menyelidiki insiden kebakaran tangki T-310G di Kilang Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Senin (29/3) pukul 00.45 WIB. Sebab menurut catatan, ini merupakan kasus kebakaran ketiga yang terjadi di Kilang Balongan.

Anggota Komisi VII DPR RI, Rofik Hananto, meminta Pertamina agar segera membentuk tim investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Terkait musibah kebakaran Kilang minyak Pertamina RU (Refinery Unit) VI Balongan dini hari tadi, saya mengucapkan turut berbelangsungkawa atas terjadinya musibah ini. Kami mendorong agar segera dibentuk tim investigasi yang mendalam untuk mengetahui penyebab kebakaran ini," pintanya dalam keterangan tertulis, Senin (29/3).

"Kami juga meminta agar pertamina dibantu dengan BPBD Kabupaten Indramayu untuk segara melakukan langkah evakuasi bagi warga yang berada di sekitar kilang minyak, dan memastikan keamanan dan pemenuhan bantuan untuk kebutuhan warga di pengungsian," tambahnya.

Rofik memperkirakan, saat ini terdapat sekitar 200 warga yang diungsikan di Pendopo Kabupaten Indramayu, sekitar 400 orang di Islamic Center Indramayu, dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra. Dia juga meminta agar PT Pertamina dapat memastikan pasokan BBM di Banten, DKI Jakarta dan sebagian Jawa Barat tetap terjaga dengan baik.

"Saya minta kepada Pertamina untuk memastikan pasokan BBM, khususnya di Banjabar tetap terjaga dengan baik. Jangan sampai dengan musibah kebakaran yang terjadi di Kilang Balongan dapat mengakibatkan krisis BBM dan ketergantungan terhadap Impor BBM," tegasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi