Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 20 akan dibuka dalam waktu dekat. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Head of Communications Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu.
"Jadwalnya akan kami umumkan dalam beberapa hari ke depan," ujar dia kepada wartawan, Minggu (5/9).
Louisa mengatakan, jumlah kuota kartu Prakerja gelombang 20 yakni mencapai 800.000 peserta. "Kuota gelombang 20 adalah 800.000," tegasnya.
Sebelum mengikuti seleksi Kartu Prakerja, pastikan terlebih dahulu ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi untuk bisa ikut Program Kartu Prakerja berikut.
1. Warga Negara Indonesia (WNI), berusia 18 tahun ke atas.
2. Tidak sedang menempuh pendidikan formal.
3. Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, pekerja/butuh yang membutuhkan peningkatan keterampilan dan kompetensi kerja, pekerja/buruh yang dirumahkan, dan pelaku UMKM.
4. Bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi COVID-19.
5. Bukan pejabat negara, pimpinan atau anggota DPRD, ASN, prajurit TNI, anggota Polri, kepala desa/perangkat desa, dan direksi/komisaris/dewan pengawas pada BUMN/BUMD.
6. Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.
Cara daftar:
1. Kunjungi situs resmi Kartu Prakerja di prakerja.go.id, lalu buatlah akun
2. Setelah akun sudah terverifikasi, login untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Pengguna yang sudah terverifikasi, jangan lupa untuk login dan klik “Gabung”
Tujuannya agar Anda dapat terdaftar sebagai peserta dan masuk ke tahap seleksi. Kemudian, langkah-langkah untuk mengikuti proses seleksi adalah sebagai berikut:
- Buka situs prakerja.go.id melalui browser di ponsel atau komputer.
- Siapkan NIK dan nomor Kartu Keluarga (KK) untuk data diri.
- Masukan data diri anda dan ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan pembuatan akun.
- Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar secara daring.
- Klik 'Gabung' untuk gelombang yang sedang dibuka.
- Setelah itu, tunggu pengumuman peserta yang lolos untuk tahap seleksi gelombang melalui SMS.
- Masukkan kode OTP, kemudian klik verifikasi. Kemudian jangan lupa isi pernyataan dari pendaftar. Semua data harus diisi sampai selesai kemudian klik oke
Advertisement
Insentif Didapat
Skema insentif Program Kartu Prakerja Semester 2 tahun 2021:
- Bantuan pelatihan sebesar Rp1.000.000
- Dana insentif pasca pelatihan sebesar Rp2.400.000 yang akan diberikan sebesar Rp600.000 selama 4 bulan
- Dana insentif pengisian 3 survei sebesar Rp150.000 yang dibayarkan sebesar Rp 50.000setiap survei
- Pada seleksi ini, demi pemerataan, setiap KK dibatasi maksimal 2 anggota keluarga dan mereka yang sudah pernah menerima tidak dapat lagi menjadi penerima (tidak berulang)
- Penerima Kartu Prakerja dapat memilih pelatihan yang ditawarkan oleh ratusan Lembaga Pelatihan yang dapat diakses melalui 7 platform digital.
Advertisement
Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan anggaran Rp11 triliun untuk program Kartu Prakerja tahun 2022. Program ini masih terus dilaksanakan untuk meningkatkan skill pekerja.
"Untuk peningkatan skill pekerja, kartu prakerja dianggarkan sekitar Rp11 triliun tahun 2022," kata Menko Airlangga dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2022, Senin (16/8).
Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp10 triliun untuk program kartu prakerja semester I tahun 2021. Kemudian, pemerintah menambah anggaran kartu prakerja Rp10 triliun untuk 2,8 juta peserta pada semester II tahun 2021.
Terbaru, Pemerintah kembali membuka pendaftaran gelombang ke-18 kartu prakerja pada Senin ini 16 Agustus 2021. Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menjelaskan bahwa pembukaan Program Kartu Prakerja ini adalah bagian dari usaha pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak karena adanya pandemi Covid-19.
"Pemerintah sangat memahami kesulitan yang dialami masyarakat akibat pandemi ini dan berharap masyarakat dapat tetap tangguh dan tumbuh dengan memanfaatkan program Kartu Prakerja. Mereka yang berhasil menjadi penerima Kartu Prakerja hendaknya serius mengikuti pelatihan yang dapat mendukung kehidupan ekonomi selama dan pasca pandemi," jelas Denni.
Adapun pendaftar Program Kartu Prakerja terbuka bagi semua WNI 18 tahun ke atas, baik pencari kerja, lulusan baru, korban PHK, karyawan maupun pelaku wirausaha namun tidak sedang mengikuti pendidikan formal, tidak tercatat di DTKS Kemsos, bukan penerima BSU, BPUM, bukan TNI/Polri, ASN, Kepala Desa/Perangkat Desa, Komisaris BUMN/BUMD, Anggota DPR, DPRD.