Pemerintah siapkan Rp 1,3 T bangun 15.000 rumah murah untuk rakyat
Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) berjanji akan membangun 15.000 rumah layak bagi rakyat pada 2016, yang tersebar di seluruh Indonesia. Rumah layak ini nantinya dibagikan gratis untuk masyarakat di perbatasan, daerah khusus hingga daerah tertinggal.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,3 triliun untuk membangun 15.000 rumah ini. Dia mengakui tidak mudah membangun ribuan perumahan layak bagi rakyat, dibutuhkan kerja sama antara perusahaan swasta khususnya bidang konstruksi.
"15.000 Tidak risa (rumah instan sederhana sehat) semua, bakal disesuaikan dengan daerah yang akan dibangun. Tahun depan akan bangun dulu 50 rumah di sini (Mauk, Tangerang) selanjutnya di perbatasan, daerah khusus, daerah tertinggal, kita usahakan dapat rumah-rumah seperti ini," ujarnya di Tangerang, Rabu (11/11).
Basuki menambahkan, percepatan pembangunan rumah layak bagi rakyat ini akan mudah terkontrol melalui kerja sama dengan beberapa pihak terkait.
Sementara pada kesempatan sama, Direktur Utama Indocement Cristian Kartawijaya menambahkan bahwa perusahaan turut membantu percepatan rumah layak bagi rakyat khususnya rumah instan sederhana sehat. Langkah awal pihaknya akan mendapat jatah membangun enam unit rumah di Mauk, Tangerang.
"Indocement kebagian 6 enam rumah, sekitar Rp 40-47 juta biaya pembangunannya, ini rumah sebagai contoh standar modern, jadi kembangkan diberbagai tempat bisa membantu masyarakat karena cepat bangunnya, kemudian rumahnya tidak kena rayap dan karatan, dan bangunannya tahan gempa, kusennya kita bikin dari beton bukan kayu membuat mekanisme dan ramah lingkungan, memberdayakan masyarakat dengan mudah," tambah dia.
Menurutnya, jika rumah layak bagi rakyat ini berjalan lancar turut mendorong penjualan perusahaan. "Pertama kali dikerjakan di sini, nanti ditentukan lagi daerah mana, menjadi rumah layak huni, nanti seperti main lego bisa dicopot pasang, terobosan baru dari Indocement, dan juga PU dan bisa dipakai lebih banyak lagi. Penjualan bisa naik 3-5 persen tahun ini flat 0 persen, September 2015 hanya tumbuh 0,2 persen," jelas dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya