Pemerintah pulihkan irigasi persawahan di Sulawesi Tengah secara bertahap

Pemerintah secara bertahap akan memperbaiki dan membangun kembali semua infrastruktur, termasuk memulihkan jaringan irigasi yang rusak akibat diterjang gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Beberapa yang akan menjadi fokus ke depan adalah lahan persawahan dan pertanian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemerintah pulihkan irigasi persawahan di Sulawesi Tengah secara bertahap
gempa palu. ©Liputan6.com/nandaperdanaputra

Pemerintah secara bertahap akan memperbaiki dan membangun kembali semua infrastruktur, termasuk memulihkan jaringan irigasi yang rusak akibat diterjang gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Beberapa yang akan menjadi fokus ke depan adalah lahan persawahan dan pertanian.

"Hanya memang perlu waktu dan anggaran cukup besar untuk memulihkan kembali irigasi untuk areal persawahan dan pertanian lainnya," kata Asisten II Sekab Sigi, Iskandar Nontji seperti ditulis Antara, Kamis (1/11).

Iskandar mengatakan rusaknya jaringan irigasi otomatis sangat berpengaruh besar terhadap hasil produksi petani, khususnya beras di daerah itu pada 2018 ini dipastikan menurun. Sebab jaringan irigasi yang rusak karena gempa tersebut cukup banyak dan tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Sigi.

Adapun daerah yang paling banyak mengalami kerusakan adalah Kecamatan Sigi Biromaru dan Dolo yang selama ini sebagai sentra produksi pangan di Sigi. Pemerintah setempat meminta petani menanam komoditi lainnya yang kurang membutuhkan air irigasi menunggu perbaikan selesai.

Salah seorang petani di Desa Sidera, Kisut, membenarkan banyak areal persawahan di wilayah itu kesulitan air karena jaringan irigasi yang selama ini melayani petani di beberapa sentra termasuk di kecamatan itu rusak diterjang gempa bumi.

Banyak sawah petani yang akan menganggur beberapa musim tanam karena harus menunggu irigasi diperbaiki. "Daripada telantar, lebih baik ditanami tanaman jangka pendek yang tidak membutuhkan banyak air, tetapi banyak areal sawah sudah berantakan. Ada tanahnya yang naik dan turun. Lagi pula terbelah-belah akibat gempa," paparnya.

Rekomendasi