PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menyatakan bakal memboyong produk mobil listriknya, Nissan Leaf ke Indonesia. Mobil listrik Nissan leaf disebut bakal mulai dipasarkan di Indonesia pada tahun 2020.
General Manager R&D PT Nissan Motor Indonesia, Masayuki Ohsugi mengatakan, sejauh ini kinerja penjualan Nissan Leaf cukup meyakinkan. Tercatat hingga saat ini Nissan Leaf sudah terjual 400.000 unit secara global.
"Sudah terjual 400.000 unit secara global dan nol critical baterai insiden. Itu fondasi kami," kata dia, dalam 'Media Gathering', di Balai Kartini, Rabu (4/9).
Tak hanya itu, produk Nissan anyar ini pun memiliki kapasitas baterai lebih besar dari generasi sebelumnya. Jika Nissan Leaf generasi pertama kapasitas baterai hanya 24 kWH, maka Nissan Leaf generasi terbaru memiliki kapasitas baterai yang lebih besar, yakni 40 kWh.
"Kapasitas baterai lebih besar. Kapasitasnya 40 kWh," ujar dia.
Bertambahnya kapasitas baterai, tentu berdampak pada daya jelajah Nissan leaf yang juga lebih panjang. Jika generasi pertama, dengan baterai 24 kWh cuma memiliki jarak tempuh 170 km, maka dengan kapasitas baterai 40 kWh jarak tempuh bisa dua kali lipat per satu kali pengisian daya.
"Jarak tempuh (mobil listrik Nissan) bisa dua kali lipat. Bisa sampai 400 Km," tandasnya.