Menkeu: Perencanaan anggaran amburadul menggambarkan kondisi negara

Menkeu Sri Mulyani menekankan pada ketelitian Kementerian/Lembaga (K/L) dalam menyusun anggaran belanja. Masih ditemukannya banyak revisi daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) memberikan cerminan bahwa negara tidak diurus dengan serius. Kesalahan dalam perencanaan anggaran akan mempengaruhi kualitas belanja.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Menkeu: Perencanaan anggaran amburadul menggambarkan kondisi negara
Menkeu Sri Mulyani di Bea Cukai. ©2016 Merdeka.com

Menteri Keuangan Sri Mulyani menekankan pada ketelitian Kementerian/Lembaga (K/L) dalam menyusun anggaran belanja. Masih ditemukannya banyak revisi daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) memberikan cerminan bahwa negara tidak diurus dengan serius.

"Perencanaan anggaran yang amburadul menggambarkan kondisi negara yang amburadul," ujar Sri Mulyani saat ditemui di Gedung Dhanapala, Jakarta, Selasa (27/2).

Menurutnya, kesalahan dalam perencanaan anggaran akan mempengaruhi kualitas belanja itu sendiri. Di mana, akan bermuara pada terhambatnya upaya peningkatan kemakmuran masyarakat.

"Anggaran yang kerap dibelok-belokan akan mempengaruhi kemakmuran rakyat," tuturnya.

Menkeu melanjutkan bahwa pihaknya terus berupaya memperbaiki kualitas penggunaan anggaran. Maka dari itu, menkeu meminta dukungan dari seluruh K/L.

"Anggaran yang baik mencerminkan martabat bangsa yang baik, menggambarkan bagaimana negara diurus dengan benar, menggambarkan karakter bangsa. Kita tidak rela Indonesia digambarkan sebagai negara yang tidak diurus secara serius."

Rekomendasi