Kurangi frekuensi, Citilink siap beri ganti rugi penumpang

Penumpang yang rutenya kena kebijakan reposisi per 1 Juli bisa melakukan refund atau diganti penerbangan lain.

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Kurangi frekuensi, Citilink siap beri ganti rugi penumpang
Armada maskapai murah Citilink Airbus A320. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Maskapai penerbangan murah Citilink akan mengurangi jumlah penerbangan di 9 rute per 1 Juli alias reposisi rute. Imbas dari kebijakan itu, akan ada penumpang yang gagal terbang meski terlanjur memesan tiket baik langsung atau melalui agen perjalanan.

Sekretaris Perusahaan Citilink Aristo Kristandyo mengakui akan ada penumpang yang dirugikan. Namun pihaknya sudah menyiapkan antisipasi sebagai cara kompensasi. Mulai dari pengembalian uang (refund) hingga pemindahan jadwal lewat maskapai lain.

"Harus kita akui ada penumpang dari rute-rute yang direposisi terlanjur di travel agent sudah melakukan reservasi, maka tetap sesuai prosedur, tanggung jawab berada di Citilink. Customer bisa melakukan refund atau kita alihkan ke maskapai yang lain, bisa juga ke jadwal penerbangan induk perusahaan kami. Tapi bila tidak cocok (dengan pemindahan maskapai) maka penumpang bisa melakukan refund," ungkap Aristo kepada merdeka.com, Selasa (25/6).

Pengurangan frekuensi itu misalnya rute Batam-Padang, yang sebelumnya melayani dua kali penerbangan dalam sehari, akan menjadi sekali saja.

Rute yang akan dikurangi frekuensinya adalah Surabaya-Balikpapan, Denpasar-Bandung, Surabaya-Makassar, Surabaya-Banjarmasin, Denpasar-Balikpapan, Medan-Batam, Balikpapan-Jogja, Balikpapan-Solo, dan Batam-Padang.

Sebagai kebijakan lanjutan atas pengalihan rute itu, anak perusahaan Garuda ini bakal menaikkan frekuensi penerbangan, khususnya dari Jakarta ke Surabaya menjadi 12 kali sehari.

Aristo menambahkan, untuk penumpang yang terlanjur memesan pada momen mudik dan arus balik untuk rute-rute tersebut, pihaknya tetap melayani seperti biasa.

"Untuk periode Idul Fitri, kan ada customer yang sudah booking, tetap kami layani, mulai tanggal 31 juli mudik sampai pas arus balik 11-18 Agustus," ungkapnya.

Direksi Citilink mengingatkan masyarakat agar menghubungi pusat layanan informasi di nomor telepon 0804 1 080808 atau mengirim surat elektronik info@citilink.co.id jika merasa penerbangan mereka terancam gagal akibat kebijakan yang dijalankan mulai bulan depan itu.

Aristo sekaligus meminta maaf bila rencana efisiensi mereka mengalihkan armada A320 untuk rute yang lebih padat itu merugikan sebagian calon penumpang.

"Kalau ragu-ragu bisa hubungi call center, bagi yang direposisikan kami mohon maaf, kami akan tetap menjalankan tanggung jawab kami," tegasnya.

Rekomendasi