Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya agar memprioritaskan pemberian vaksinasi pada pekerja di sektor kapal dan pelabuhan. Hal tersebut seiring dengan sering munculnya klaster virus Covid-19 pada anak buah kapal (ABK).
"Arahan Bapak Presiden bahwa untuk kapal dan pelabuhan diprioritaskan untuk dilaksanakan vaksinasi," kata Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (24/5).
Airlangga pun mengatakan saat ini pemerintah terus memantau kasus yang terjadi pada 14 anak buah kapal (ABK) asing dari kapal MV Hilma Bulker yang merapat di Cilacap, Jawa Tengah terkonfirmasi terpapar varian virus Corona India atau B1617. Dia pun mengatakan hingga saat ini ada beberapa ABK yang sudah dinyatakan sembuh.
"Tentu pemerintah juga memperhatikan ada kasus kluster kapal di Cilacap di mana di sana dari ABK-nya tercatat positif dan sebagian telah sembuh, namun di situ nanti dijelaskan juga oleh Pak wamenkes ada 14 ABK yang terkena varian B 1617," bebernya.
Diketahui sebelumnya, sebanyak 13 awak kapal berbendera asing yang hendak membongkar muatan di Pelabuhan Tanjung Intan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, positif Covid-19.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma'ruf mengungkapkan, laporan yang diterima pihaknya, mereka adalah awak kapal bermuatan gula rafinasi yang bertolak dari India pada 14 April 2021 dan tiba di Cilacap pada 25 April 2021 pukul 16.00 WIB.
Menurutnya, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II-A Cilacap pada saat melakukan pemeriksaan kekarantinaan kesehatan pada anak buah kapal (ABK) tersebut mendapati mereka secara umum tampak sehat.
Namun hasil pemeriksaan antigen menunjukkan tiga dari 20 awak kapal itu tertular Covid-19. Sehingga kemudian dilakukan prosedur pemeriksaan menggunakan metode reaksi rantai polimerase atau PCR di Rumah Sakit Pertamina Cilacap. Hasil pemeriksaan PCR yang diterima pada 26 April 2021 pukul 17.14 WIB, menunjukkan mereka positif tertular Covid-19.
"Tanggal 28 April 2021, Boarding Officer KKP Kelas II-1 Cilacap melakukan pengambilan sampel genome dari tiga ABK terkonfirmasi positif tersebut untuk dikirim ke Balitbangkes Kemenkes RI," kata Farid seperti dilansir dari Antara, Jumat (7/5).