Incar investor Australia, Banten bangun kawasan industri Rp 16,9 T

Kawasan tersebut bakal berdiri di areal seluas 700 hektare di ujung sungai Cisadane, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Incar investor Australia, Banten bangun kawasan industri Rp 16,9 T
Ilustrasi kawasan industri ©2012 Merdeka.com/Arie Basuki

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama pemerintah Provinsi Banten sepakat membangun kawasan industri yang mencakup pelabuhan dan pembangkit listrik tenaga gas berkapasitas 3x450 MW. Nantinya, kawasan tersebut berdiri di areal seluas 700 hektare di ujung sungai Cisadane, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis Azhar mengatakan, kerja sama ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan dan menambah pendapatan asli daerah di Provinsi Banten.

"Nilai investasinya diperkirakan mencapai USD 1,3 miliar atau Rp 16,9 triliun," ujar Azhar saat acara 'Penandatangan Kerjasama Banten Global Development (BGD) dan Australia Indonesia Business Council (AIBC)' di Kantor Pusat BKPM, Jakarta, Senin (10/10).

Menurutnya, MoU ini sekaligus menjadi kerangka hukum untuk mendatangkan belasan investor Australia untuk berinvestasi di Provinsi Banten. "Di kawasan industri ini diharapkan investor-investor asing utamanya dari Australia akan membenamkan modalnya," ucap Azhar.

Pada kesempatan sama, Kepala BKPM Provinsi Banten Babar Suharso menambahkan, kerja sama ini merupakan momentum penting bagi pembangunan infrastruktur daerah. Sehingga ke depan pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan APBD saja.

"Penting bagi tulang punggung di daerah tidak hanya andalan anggaran pemerintah tapi justru diperlukan pelaksanaan investasi asing dan dalam negeri. Banyak potensi yang dikembangkan saat ini sudah ada inisiasi untuk investasi kawasan Utara Banten," tambah Babar.

Rekomendasi