Harga minyak dunia anjlok usai AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Trump mengumumkan keputusan tersebut, menambahkan bahwa dirinya tidak akan menandatangani surat pelepasan sanksi-sanksi atas Iran terkait nuklir.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Harga minyak dunia anjlok usai AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran
Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Harga minyak dunia ditutup turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan negaranya akan menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, perjanjian penting yang ditandatangani pada 2015.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Trump mengumumkan keputusan tersebut, menambahkan bahwa dirinya tidak akan menandatangani surat pelepasan sanksi-sanksi atas Iran terkait nuklir.

Trump mengulang sikap tegasnya soal kesepakatan tersebut, yang dianggapnya gagal mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir atau mendukung terorisme di kawasan.

Gedung Putih bersikeras untuk mengambil keputusan itu kendati Trump mengakui dalam pidatonya bahwa Iran telah mematuhi kesepakatan.

Namun, dia tidak menentukan jangka waktu dan skala sanksi yang harus dipulihkan.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS jatuh lebih dari 4 persen sebelum pengumuman Trump, tetapi mengurangi kerugian setelah pidato presiden.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun USD 1,67 menjadi menetap di USD 69,06per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli turun USD 1,32 menjadi ditutup pada USD 74,85 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sehari sebelumnya, harga minyak naik untuk hari keempat berturut-turut, mencapai tingkat yang tidak terlihat sejak akhir 2014, didorong oleh masalah terbaru untuk perusahaan minyak Venezuela PDVSA dan kemungkinan bahwa AS dapat memaksakan kembali sanksi terhadap Iran.

Rekomendasi