Ganti rugi lahan dibayar Oktober, tol Kunciran - Serpong ditarget rampung April 2019
Merdeka.com - Proyek pembangunan jalan tol Kunciran - Serpong ditargetkan rampung pada April 2019. Progres pembangunan tol Kunciran - Serpong itu telah mencapai 66,43 persen hingga hari ini.
"Progres konstruksi untuk paket I itu 63,43 persen sedangkan paket II 71,82 persen jadi total paket I dan II sebesar 66,43 persen. Itu hingga hari ini," tutur Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat meninjau proyek pembangunan tol itu di Jakarta, Jumat (14/9).
Basuki mengakui pembebasan lahan menjadi salah satu kendala dalam penyelesaian proyek sepanjang 11,19 Km itu. Ganti rugi lahan pembangunan tol Kunciran-Serpong dijanjikan akan dibayarkan Oktober depan. Itu diperuntukkan bagi warga yang tanahnya tergusur akibat proyek.
"Semua itu tergantung tanah, ini berlaku untuk semua pembangunan jalan tol. Kalau tanah selesai, konstruksi bisa tambah alat, orang material juga jadi cepat. Saya sudah telepon bu Ari dari ATR tadi. Untuk semua tanah ini nanti akan dirapatkan hari Rabu (minggu depan), September ini semua harus selesai. September musyawarah, Oktober dibayar," katanya.
Pembayaran yang akan dilakukan Oktober 2018 nanti telah disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. "Menteri keuangan sudah setuju pembayaran sesuai Dipa Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Mereka setuju untuk dibayarkan LMAN melalui talangan dulu," ujarnya.
Untuk saat ini, Basuki mengatakan hanya 3 persen saja tanah yang masih belum terbebas untuk kepentingan pembebasan lahan. Meski begitu, dia menekankan porsi tersebut cukup krusial untuk didiskusikan.
"Proses pembebasan lahan sudah 97 persen, yang belum 3 persen. September ini kita yakin bisa capai 100 persen," ungkapnya.
Basuki berharap, dengan adanya pembangunan tol Kunciran - Serpong ini bisa meningkatkan perekonomian. Itu karena dapat menekan biaya logistik sehingga menjadi lebih murah.
"Ini kan banyak ditunggu masyarakat Cinere, saya selalu ditanya kapan ini selesai. Harapannya dengan tol ini tidak hanya meningkatkan perekonomian tapi logistik juga lebih lancar karena lebih murah," tandas Basuki.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya