Dorong Ekspor Produk UMKM, Wamendag Pamer Pakai Jam Tangan Buatan Bandung

Wamendag Jerry Sambuaga mengajak semua pihak untuk menekankan bahwa pengertian cinta dan bangga produk dalam negeri harus diwujudkan dengan membeli dan menggunakan produk dalam negeri pula.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Dorong Ekspor Produk UMKM, Wamendag Pamer Pakai Jam Tangan Buatan Bandung
Wamendag Jerry Sambuaga Pakai Jam Buatan Bandung. ©2021 Merdeka.com

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menekankan, untuk mendukung ekspor produk UMKM, harus ada dukungan konkret dari semua pihak. Menurutnya, Kementerian Perdagangan mempunyai 13 program kerja untuk mendukung UMKM Go Ekspor. Mulai dari pendampingan desain produk dan standarisasi hingga pameran dan misi dagang.

Selain itu menurut Wamendag, perlu ada kebanggan dan kecintaan terhadap produk dalam negeri juga. Wamendag Jerry Sambuaga mengajak semua pihak untuk menekankan bahwa pengertian cinta dan bangga produk dalam negeri harus diwujudkan dengan membeli dan menggunakan produk dalam negeri pula.

Dia mengatakan itu sambil menunjukkan kebanggaannya dalam mengenakan hamper semua produk dalam negeri setiap hari, salah satunya jam tangan. Bukan hanya jam tangan, Wamendag pecinta batik itu juga menunjukkan berbagai penggunaan produk dalam negeri dalam kegiatan sehari-harinya.

"Ini produk asli bikinan anak-anak Bandung, mulai dari desain, bahan baku hingga perakitan. Bahan kayunya dari Pulau Siau di Sulawesi Utara. Diolah dan didesain sedemikian rupa oleh anak-anak muda yang kreatif sehingga bisa menghasilkan jam tangan yang estetis dan artisitik," kata Wamendag di Jakarta ditulis Rabu (4/8).

Menurutnya, intinya bahwa produk dalam negeri harus mendapat tempat di pasar domestik. Sebab dengan pembelian dan pemakaian, produk dalam negeri bisa berkembang. Artinya, ada dukungan dan insentif dari pasar dalam negeri sehingga produk domestik bisa terus meningkat dari segi standar dan kualitasnya.

"Kalau produk dalam negeri digunakan pasti produsen akan dapat untung. Dari situ akan ada insentif buat pengembangan produk dan kapasitas produksi. Pada gilirannya tentu akan makin bisa bersaing di pasar internasional," tegas Jerry.

Ekspor UMKM Catatkan Peningkatan

Gairah UMKM untuk menembus pasar ekspor sangat meningkat beberapa tahun belakangan ini. Seiring dengan program peningkatan ekspor yang terus disuarakan oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut data Kemendag, beberapa produk ekspor Indonesia mencatat pertumbuhan tertinggi, antara lain kopi, teh, rempah, produk olahan daging dan ikan serta rajutan. Banyak dari produsen produk-produk tersebut adalah UMKM.

Kinerja perdagangan luar negeri Indonesia sendiri terus mencatat tren bagus dari segi nominal. Pada Juni volume ekspor Indonesia non migas Indonesia mencatat rekor tertinggi melampaui capaian yang telah lama dicatat di Agustus 2011.

Total volume ekspor Indonesia pada Bulan Juni 2021 adalah sebesar USD 18,5 miliar. Tren bagus ini membuktikan keseriusan pemerintah dan pengusaha untuk meningkatkan kontribusi ekspor pada PDB Nasional.

Ke depan, Kemendag menurut Jerry ingin meningkatkan sinergi dan kolaborasi agar seluruh pelaku usaha makin Berjaya di pasar internasional. Maka dari itu, Wamendag mengharapkan para pelaku usaha untuk tidak segan-segan berkonsultasi dengan perangkat institusi kementerian perdagangan termasuk FTA Center yang tersebar di 5 kota besar di Indonesia.

Rekomendasi