Di balik prediksi orang kaya Singapura bakal kalahkan Hong Kong

Pertumbuhan orang kaya di Singapura diprediksi mencapai 15,6 persen.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Di balik prediksi orang kaya Singapura bakal kalahkan Hong Kong
Ilustrasi Singapura. ©AFP PHOTO

Pertumbuhan jumlah orang kaya di Hong Kong diprediksi akan terus melambat. Bahkan, miliuner Hong Kong disebut akan 'menyelamatkan' hartanya ke Singapura, bukan ke China. Hal ini didorong oleh revolusi payung yang terjadi di Hong Kong.

Bagi warga Wilayah Administratif Hong Kong, China, payung bagian dari revolusi demokrasi demi memilih pemimpinnya secara langsung. Payung menjadi perisai dari semprotan merica dilancarkan oleh polisi anti huru hara.

Laporan WealthInsight meramal, jumlah miliuner akan tumbuh pesat di Singapura dan mengalahkan Hong Kong dalam lima tahun ke depan. Pertumbuhan orang kaya di Singapura diprediksi mencapai 15,6 persen dan Hong Kong malah minus 18,3 persen.

Meskipun Hong Kong memiliki populasi orang kaya lebih banyak dibanding Singapura yaitu 193.000 berbanding 154.000, revolusi payung baru-baru ini akan mendorong orang kaya Hong Kong bermigrasi mencari tempat baru. Kekayaan miliuner ini dihitung dari aset yang dimiliki dikurangi utang dan kewajiban.

Kepala WealthInsight, Oliver Williams mengatakan, satu dari 35 orang di Singapura adalah miliuner. Jumlah mereka terus meningkat rata-rata 17 persen dari 130.000 pada 2010 menjadi 154.000. "Mereka secara keseluruhan mempunyai kekayaan bersih sebesar USD 806,3 miliar," ucap Oliver seperti dilansir CNBC, Kamis (18/11).

WealthInsight memperkirakan, populasi miliuner di Singapura akan mencapai 188.000 orang pada 2020 mendatang. "Pasar keuangan di Singapura terus berkembang, perbankan swasta sangat unggul dan terus menarik miliuner negara tetangga," tambahnya. WealthInsight juga melihat ada pergerakan orang kaya India dan China menuju Singapura.

Namun demikian, WealthInsight mencatat bahwa orang kaya Singapura mempunyai rata rata kekayaan terendah di Asia yaitu hanya USD 5,2 juta per orang. Angka ini masih kalah dibanding Indonesia, di mana orang kaya Indonesia mempunyai harta rata-rata USD 6,5 juta.

"Rendahnya harta orang kaya di suatu negara, maka semakin merata kekayaan yang didistribusikan ke semua penduduk. Jerman misalnya, memiliki kekayaan rata-rata USD 3,2 juta."

Saat ini, sudah banyak miliuner dunia bermigrasi ke Singapura, seperti orang kaya asal Amerika Serikat, Jim Rogers. Kemudian ada salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin dan serta miliuner Australia, Nathan Tinkler.

Hong Kong selama ini merupakan salah satu kota yang menyimpan orang kaya terbanyak.

Menurut the Richest, sebagai kota industri, terdapat 64 orang super kaya yang tinggal di Hong Kong. Sebagian besar pengusaha-pengusaha tersebut bergerak di bidang perumahan dan bangunan. Namun, tidak semua orang kaya di Hong Kong bergerak dalam bidang tersebut.

Beberapa miliuner juga bergerak di bidang yang unik termasuk kasino. Contohnya adalah Lui Che Woo yang memperoleh kekayaannya dari bisnis kasino di Hong Kong. Bisnis tersebut berhasil menarik perhatian wisatawan yang berkunjung di Hong Kong untuk mencoba keberuntungan mereka.

Woo mempunyai kekayaan senilai USD 8,9 miliar (Rp 93,9 triliun). Selain itu, terdapat juga Joseph Tsai yang mendulang kekayaan dari bisnis e-commerce dengan kekayaan senilai USD 5 miliar.

Rekomendasi